alexametrics

MotoGP 2020

Diam-Diam Marquez Jadikan Rossi Panutan

loading...
Diam-Diam Marquez Jadikan Rossi Panutan
Diam-Diam Marquez Jadikan Rossi Panutan
A+ A-
CERVERA - Sirkus MotoGP terus melakukan tindakan positif di tengah keadaan darurat kesehatan yang tengah melanda dunia, seperti yang dilakukan Marc Marquez. Ini bukan hanya tentang menjaga kebugaran saja, selama masa karantina juara dunia enam kali di kelas elite itu juga punya kegiatan lain, yakni menjawab semua pertanyaan dari penggemarnya melalui akun Instagram pribadinya.

Dalam kesempatan ini Marquez dihadapkan dengan pertanyaan untuk membuat perbandingan yang menarik. Ini merujuk pada Valentino Rossi dan Casey Stoner. Sebelum The Baby Alien tiba di kelas utama MotoGP, dua pembalap itu memiliki persaingan dalam perburuan gelar yang ketat pada 2007-2009.

Pada 2007, Stoner memenangkan gelar juara dunia bersama Ducati, sementara Rossi sukses menggondol stempel juara dunia dalam dua musim secara beruntun (2008-2009) dengan Yamaha. Persaingan keduanya terus terjadi sampai akhirnya pembalap asal Australia memutuskan pensiun di usia 27 tahun



Sedangkan Rossi masih aktif sebagai pembalap MotoGP hingga saat ini. Meskipun dia sudah tidak muda lagi (41), namun gairahnya untuk naik podium tetap besar seperti yang terjadi pada 2015 lalu ketika Marquez bersekongkol dengan pembalap Spanyol, yakni Dani Pedrosa dan Jorge Lorenzo untuk membuyarkan rencana The Doctor meraih gelar ke-10.

Ya, saat itu pemilik nomor 46 sangat jengkel dengan kelakuan The Baby Alien selama bertarung di lintasan balap hingga akhirnya otoritas di kejuaraan dunia menjatuhkan sanksi pada Rossi lantaran terbukti bersalah menendang Marquez. Akibatnya, pembalap asal Italia itu terpaksa memulai balapan dari posisi buncit dan impian untuk mengenapi torehan gelar juara dunia ke-10 di empat kelas berbeda berantakan setelah Marquez dan Pedrosa bersekongkol memenangkan Lorenzo.

Meski demikian, Marquez tetap menaruh kekaguman pada Rossi. Apa yang disampaikan pembalap Spanyol tersebut lantaran dirinya tidak pernah mengadu skill di lintasan pacuan kuda besi.

"Valentino Rossi adalah yang terbaik jika Anda memperhitungkan jumlah gelar. Pada akhirnya kami selalu melihat daftar pemenang dan juara dunia. Tetapi Stoner adalah pembalap yang memiliki bakat alami yang luar biasa," kata Marquez dikutip dari Motorsport-Total, Rabu (1/4/2020).

"Apa yang dilakukan Valentino luar biasa. Dia terus menjadi titik referensi, seperti Dani Pedrosa. Penting untuk memiliki referensi agar dapat menggunakannya sebagai panduan," pungkas Marquez.
(sha)
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top