alexametrics

Wayne Rooney : Pesepakbola Jadi Sapi Perahan di Tengah Pandemi Corona

loading...
A+ A-
LONDON - Wayne Rooney terus saja membuat pernyataan kontroversial di tengah pandemi virus corona. Setelah dengan tegas ia mengatakan tak mau dipotong gajinya, kali ini Rooney mengatakan kalau pesepakbola hanya jadi perahan di saat virus mematikan menyebar di Inggris.

Mantan kapten Timnas Inggris yang sekarang bermain di Liga Championship bersama Derby, mengatakan bahwa Pemerintah dan Liga Primer telah meninggalkan mereka dalam situasi yang tidak mengenakan, setelah adanya pemotongan gaji. Liga Primer telah menyarankan pemotongan upah 30 persen. (Baca juga : Tak Setuju Potong Gaji, Rooney: Pemerintah Seharusnya Lebih Berkorban)

Menurut Rooney, dirinya bukan tak peduli dengan kondisi yang ada. Tapi dengan pemotongan gaji yang dilakukan terhadap tak akan banyak membantu. Dan semestinya pemeritah Inggris yang lebih banyak berkorban.



"Jika Pemerintah mendekati saya untuk membantu mendukung perawat secara finansial atau membeli ventilator, saya akan bangga melakukannya, selama saya tahu ke mana uang itu pergi," tulis Rooney dalam kolom Sunday Times, Senin (6/4).

"Saya dalam posisi di mana bisa menyerah. Tidak semua pemain berada di posisi yang sama. Namun tiba-tiba seluruh profesi telah ditempatkan di tempat dengan tuntutan pemotongan gaji 30 persen. Mengapa pesepakbola tiba-tiba menjadi sapi perahan," tanyanya.

“Bagaimana beberapa hari terakhir ini dimainkan adalah memalukan. Dia (Hancock) seharusnya memberi bangsa ini berita terbaru tentang krisis terbesar yang pernah kita hadapi dalam hidup kita. Mengapa gaji pesepakbola bahkan ada di kepalanya? Apakah dia putus asa untuk mengalihkan perhatian dari penanganan pandemi pemerintah ini? "
(bbk)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top