Kvitova akui berat pertahankan juara
Rabu, 04 Juli 2012 - 19:40 WIB
Kvitova akui berat pertahankan juara
A
A
A
Sindonews.com - Petra Kvitova tampak nervous ketika kali pertama menginjakkan kaki di lapangan utama (Centre Court) dengan status juara bertahan tunggal putri Wimbledon. Petenis Republik Ceko itu terbebani dengan ekspektasi tinggi untuk mempertahankan mahkota juara yang direbutnya tahun lalu.
Beban itu akhirnya tidak mampu dijunjung oleh Kvitova saat menghadapi Serena Williams di perempat final dini hari tadi. Mantan petenis nomor dua dunia itu akhirnya takluk kepada Serena dua set langsung 6-3, 7-5. Kvitova yang sudah menunjukkan permainan terbaiknya tetap gagal menghadang juara empat kali Wimbledon asal Amerika Serikat itu.
''Saya pikir itu pertandingan luar biasa bagi kami berdua. Servis dia lebih bagus daripada saya,’’kata Kvitova.
Kvitova yang kali ini hanya diunggulkan di posisi keempat benar-benar merasakan beratnya status juara bertahan. Ia tidak hanya menghadapi para pesaingnya yang setiap saat bisa mengalahkannya. Ia juga harus melawan dirinya sendiri agar tetap bisa fokus menunjukkan permainan terbaiknya.
''Bagi saya ini sangat sulit di babak pertama ketika saya tiba di centre court,’’ujar Kvitova yang tahun ini berusia 22 tahun. ‘’Sangat berat bagi saya agar kuat mental karena saya bermain buruk sebelumnya. Saya pikir setelah babak pertama akan lebih baik dan saya tidak berpikir saya juara bertahan. Saya hanya bermain dan berusaha rileks.’’
Beban itu akhirnya tidak mampu dijunjung oleh Kvitova saat menghadapi Serena Williams di perempat final dini hari tadi. Mantan petenis nomor dua dunia itu akhirnya takluk kepada Serena dua set langsung 6-3, 7-5. Kvitova yang sudah menunjukkan permainan terbaiknya tetap gagal menghadang juara empat kali Wimbledon asal Amerika Serikat itu.
''Saya pikir itu pertandingan luar biasa bagi kami berdua. Servis dia lebih bagus daripada saya,’’kata Kvitova.
Kvitova yang kali ini hanya diunggulkan di posisi keempat benar-benar merasakan beratnya status juara bertahan. Ia tidak hanya menghadapi para pesaingnya yang setiap saat bisa mengalahkannya. Ia juga harus melawan dirinya sendiri agar tetap bisa fokus menunjukkan permainan terbaiknya.
''Bagi saya ini sangat sulit di babak pertama ketika saya tiba di centre court,’’ujar Kvitova yang tahun ini berusia 22 tahun. ‘’Sangat berat bagi saya agar kuat mental karena saya bermain buruk sebelumnya. Saya pikir setelah babak pertama akan lebih baik dan saya tidak berpikir saya juara bertahan. Saya hanya bermain dan berusaha rileks.’’
(aww)