Radwanska sulit bernapas jelang lawan Serena
Jum'at, 06 Juli 2012 - 21:02 WIB
Radwanska sulit bernapas jelang lawan Serena
A
A
A
Sindonews.com – Agnieszka Radwanska mendapat ujian berat sehari menjelang melawan Serena Williams di final tunggal putri grand slam Wimbledon, besok. Petenis Polandia itu kesulitan bernapas saat sesi konferensi pers menjelang final.
Akibatnya, petenis 23 tahun itu kesulitan berbicara. Ia pun membatalkan sesi konferensi pers tersebut. Kondisi Radwanska makin menurun setelah menumbangkan Angelique Kerber dari Jerman dalam dua set 6-3, 6-4 di babak semifinal.
Juara Wimbledon junior edisi 2005 sempat mendapatkan perawatan selama 10 menit setelah mengalahkan Kerber. Kondisi Radwanska sebenarnya mulai menurun sebelum melawan Kerber di semifinal tunggal putri. Radwanska juga memutuskan mundur dari pertandingan ganda putri karena kondisinya tidak fit.
Ia menjadi petenis perempuan pertama Polandia yang menembus final grand slam sejak Jadwiga Jedrzejowska menembus final Prancis Terbuka 1939. Sebelumnya, Jedrzejowska menjadi runner-up Wimbledon dan AS Terbuka 1937.
Radwanska akan menjadi petenis nomor satu dunia jika mampu menaklukkan Serena di final. Namun, ia menjadi underdog setelah Serena mampu mengalahkan petenis nomor dua dunia Victoria Azarenka di babak semifinal. Hebatnya, Serena yang empat kali juara Wimbledon lolos ke final dengan mencetak rekor 24 aces.
Akibatnya, petenis 23 tahun itu kesulitan berbicara. Ia pun membatalkan sesi konferensi pers tersebut. Kondisi Radwanska makin menurun setelah menumbangkan Angelique Kerber dari Jerman dalam dua set 6-3, 6-4 di babak semifinal.
Juara Wimbledon junior edisi 2005 sempat mendapatkan perawatan selama 10 menit setelah mengalahkan Kerber. Kondisi Radwanska sebenarnya mulai menurun sebelum melawan Kerber di semifinal tunggal putri. Radwanska juga memutuskan mundur dari pertandingan ganda putri karena kondisinya tidak fit.
Ia menjadi petenis perempuan pertama Polandia yang menembus final grand slam sejak Jadwiga Jedrzejowska menembus final Prancis Terbuka 1939. Sebelumnya, Jedrzejowska menjadi runner-up Wimbledon dan AS Terbuka 1937.
Radwanska akan menjadi petenis nomor satu dunia jika mampu menaklukkan Serena di final. Namun, ia menjadi underdog setelah Serena mampu mengalahkan petenis nomor dua dunia Victoria Azarenka di babak semifinal. Hebatnya, Serena yang empat kali juara Wimbledon lolos ke final dengan mencetak rekor 24 aces.
(aww)