Terry akan jalani sidang rasisme
Senin, 09 Juli 2012 - 16:07 WIB
Terry akan jalani sidang rasisme
A
A
A
Sindonews.com – Bek sekaligus kapten Chelsea John Terry akan menjalani persidangan terkait tuduhan rasisme kepada bek Queens Park Rangers (QPR) Anton Ferdinand. Persidangan tersebut akan digelar di Pengadilan Westminster Magistrates pada Senin (9/7) waktu setempat.
Seperti dilaporkan goal, Senin (9/7/2012), persidangan Terry direncanakan akan berlangsung selama lima hari. Sementara itu, Terry sendiri telah menyewa pengacara, George Carter-Stephenson.
Sebelumnya, Ferdinand menuduh pemain berusia 31 tahun itu telah melakukan tindakan rasis kepadanya saat laga antara Chelsea kontra QPR dalam ajang Liga Premier Inggris pada Oktober 2011 lalu.
Namun, Terry langsung membantah tuduhan tersebut. Ia mengklaim dirinya tidak bersalah. Tapi apabila tuduhan tersebut terbukti benar, maka pemain asal Inggris itu terancam mendapatkan sanksi berupa denda sebesar 2.500 poundsterling atau setara dengan Rp 36 juta.
Kasus rasisme tersebut membuat Terry harus rela melepaskan ban kapten di timnas Inggris. Tak hanya itu, kasus tersebut membuat Fabio Capello menyatakan mundur dari The Three Lions, beberapa bulan sebelum Piala Eropa 2012.
Seperti dilaporkan goal, Senin (9/7/2012), persidangan Terry direncanakan akan berlangsung selama lima hari. Sementara itu, Terry sendiri telah menyewa pengacara, George Carter-Stephenson.
Sebelumnya, Ferdinand menuduh pemain berusia 31 tahun itu telah melakukan tindakan rasis kepadanya saat laga antara Chelsea kontra QPR dalam ajang Liga Premier Inggris pada Oktober 2011 lalu.
Namun, Terry langsung membantah tuduhan tersebut. Ia mengklaim dirinya tidak bersalah. Tapi apabila tuduhan tersebut terbukti benar, maka pemain asal Inggris itu terancam mendapatkan sanksi berupa denda sebesar 2.500 poundsterling atau setara dengan Rp 36 juta.
Kasus rasisme tersebut membuat Terry harus rela melepaskan ban kapten di timnas Inggris. Tak hanya itu, kasus tersebut membuat Fabio Capello menyatakan mundur dari The Three Lions, beberapa bulan sebelum Piala Eropa 2012.
(aww)