Masalah Pajak Keita tinggalkan Barca
Selasa, 10 Juli 2012 - 13:26 WIB
Masalah Pajak Keita tinggalkan Barca
A
A
A
Sindonews.com – Seydou Keita mengungkapkan masalah pajak membuat proses negosiasinya dengan Barcelona harus mengalami jalan buntu. Sehingga pemain asal Mali itu pun harus hengkang dari Nou Camp dan bergabung bersama klub asal Cina, Dalian Aerbin.
"Saat sampai akhir, Barcelona dan saya terus mencoba untuk mencapai kesepakatan. tetapi kami tidak berhasil. Begitulah adanya. Kegagalan ini karena adanya masalah pajak," ungkap Keita seperti dikutip Soccerway, Selasa (10/7/2012).
"Saya memiliki waktu yang tepat di Barca. Saya mencintai kesederhanaan dan kerendahan hati para pemain dan klub. Saya tidak akan melupakan itu." Tambahnya.
Pemain berusia 32 tahun itu telah menyelesaikan transfer ke Dalian Aerbin pada pekan lalu. Dikabarkan klub penghuni Liga Super Cina itu memberikan bayaran yang cukup besar kepada mantan pemain Sevilla itu.
Meski ia tak menyebutkan berapa dana yang ia terima , tapi Keita menegaskan bahwa uang bukan menjadi alasan dirinya hijrah ke Cina.
"Ya, saya akan mendapatkan uang di Cina, dan ini bisa menjadi kontrak terakhir saya, tapi itu bukan satu-satunya alasan saya. Saya masih memiliki ambisi untuk meraih prestasi," pungkasnya.
"Saat sampai akhir, Barcelona dan saya terus mencoba untuk mencapai kesepakatan. tetapi kami tidak berhasil. Begitulah adanya. Kegagalan ini karena adanya masalah pajak," ungkap Keita seperti dikutip Soccerway, Selasa (10/7/2012).
"Saya memiliki waktu yang tepat di Barca. Saya mencintai kesederhanaan dan kerendahan hati para pemain dan klub. Saya tidak akan melupakan itu." Tambahnya.
Pemain berusia 32 tahun itu telah menyelesaikan transfer ke Dalian Aerbin pada pekan lalu. Dikabarkan klub penghuni Liga Super Cina itu memberikan bayaran yang cukup besar kepada mantan pemain Sevilla itu.
Meski ia tak menyebutkan berapa dana yang ia terima , tapi Keita menegaskan bahwa uang bukan menjadi alasan dirinya hijrah ke Cina.
"Ya, saya akan mendapatkan uang di Cina, dan ini bisa menjadi kontrak terakhir saya, tapi itu bukan satu-satunya alasan saya. Saya masih memiliki ambisi untuk meraih prestasi," pungkasnya.
(wbs)