Maradona tahu dipecat AL Wasl dari twitter
Kamis, 19 Juli 2012 - 16:23 WIB
Maradona tahu dipecat AL Wasl dari twitter
A
A
A
Sindonews.com – Diego Maradona masih memendam kekecewaanya setelah manajemen Al Wasl memecatnya secara sepihak. Legenda sepakbola Argentina itu mengaku mendapatkan kabar jika dia dipecat melalui Twitter.
Maradona menyesalkan sikap manajemen Al Wasl yang telah membuat keputusan pemecatan sebelum mengadakan pembicaraan dengannya, terlebih klub tersebut menyebarkan keputusannya melalui media sosial tanpa sepengetahuan dirinya.
“Faktanya saya mengetahui tentang pemecatan saya melalui twitter. Saya tetap bekerja sampai mereka membuat keputusan tersebut. Klub ini milik mereka dan saya tak bisa berbuat apa-apa,” ungkap Maradona seperti dikutip Sport 360, Kamis (19/7/2012).
Maradona dinilai gagal membawa AL Wasl meraih prestasi dimusim lalu. Klub berjuluk The Cheetahs itu hanya mampu finis diurutan kedelapan klasemen UAE Pro-League musim 2011-2012. Hal tersebut diperparah saat Al Wasl tersingkir di babak perempat final di ajang Piala Presiden dan Piala Emirat.
Namun, Maradona beralasan bahwa kegagalan klub dalam mendatangkan pemain membuatnya sulit meraih hasil maksimal. Ia mengaku harus berjuang dengan 17 pemain yang dimilikinya untuk berlaga dikompetisi seperti Pro League, Etisalat Cup, President’s Cup and GCC Champions League.
“Kami harus berjuang di empat kompetisi dengan 17 pemain. Saya yakin tidak ada klub yang bisa sukses dengan 17 pemain,” pungkasnya.
Maradona menyesalkan sikap manajemen Al Wasl yang telah membuat keputusan pemecatan sebelum mengadakan pembicaraan dengannya, terlebih klub tersebut menyebarkan keputusannya melalui media sosial tanpa sepengetahuan dirinya.
“Faktanya saya mengetahui tentang pemecatan saya melalui twitter. Saya tetap bekerja sampai mereka membuat keputusan tersebut. Klub ini milik mereka dan saya tak bisa berbuat apa-apa,” ungkap Maradona seperti dikutip Sport 360, Kamis (19/7/2012).
Maradona dinilai gagal membawa AL Wasl meraih prestasi dimusim lalu. Klub berjuluk The Cheetahs itu hanya mampu finis diurutan kedelapan klasemen UAE Pro-League musim 2011-2012. Hal tersebut diperparah saat Al Wasl tersingkir di babak perempat final di ajang Piala Presiden dan Piala Emirat.
Namun, Maradona beralasan bahwa kegagalan klub dalam mendatangkan pemain membuatnya sulit meraih hasil maksimal. Ia mengaku harus berjuang dengan 17 pemain yang dimilikinya untuk berlaga dikompetisi seperti Pro League, Etisalat Cup, President’s Cup and GCC Champions League.
“Kami harus berjuang di empat kompetisi dengan 17 pemain. Saya yakin tidak ada klub yang bisa sukses dengan 17 pemain,” pungkasnya.
(wbs)