Istri dirampok, Cavani bisa hengkang
Kamis, 26 Juli 2012 - 15:10 WIB
Istri dirampok, Cavani bisa hengkang
A
A
A
Sindonews.com – Istri striker Napoli Edinson Cavani yaitu Maria Soledad dikabarkan menjadi korban perampokan di salah satu sudut jalan kota Naples, Napoli. Hal ini disinyalir dapat menjadi salah satu alasan Cavani hengkang meninggalkan Napoli.
Keluarga Cavani bukan pertama kali menjadi korban perampokan saat tinggal di Napoli. Sebelumnya pada Oktober tahun lalu, rumah pemain berusia 25 tahun itu dirampok saat Cavani pulang ke Uruguay.
Hal tersebut membuat Soledad takut untuk tinggal sendiri di kota Naples, ia lebih memutuskan untuk ikut bersama Cavani yang tengah membela timnas Uruguay di ajang Olimpiade London 2012.
Menurut agen Cavani, Claudio Anellucci mengungkapkan kejadian tersebut membuat peluang mantan pemain Palermo itu untuk hengkang menjadi semakin besar. Pasalnya, keluarga Cavani terlalu sering menjadi korban perampokan di kota Naples yang menjadi basis klub yang saat ini ia bela. Hal tersebut diyakini bisa membuat Cavani tak betah tinggal dikota tersebut.
"Ini bukan saat yang baik, tetapi mereka mencoba untuk mendapatkan lebih dari itu, Dia (Soledad) telah meninggalkan Napoli dan kini bersama Cavani. Sulit untuk bisa menerima pendapat hal semacam ini bisa terjadi pada Anda,” ungkap Anellucci seperti dikutip Sport Mole, (26/7/2012).
"Memang benar insiden seperti ini dapat terjadi pada siapa pun, tapi yang menjadi masalah adalah mereka terlalu sering menjadi korban aksi kriminal," pungkasnya.
Cavani sendiri menjadi dikabarkan menjadi buruan utama Chelsea pada bursa transfer musim panas ini. Namun, manajemen Napoli memasang harga cukup tinggi kepada pemain bernomor punggung tujuh itu, yakni sebesar 100 juta poundsterling.
Harga tinggi tersebut membuat negosiasi antara The Blues dengan Partenopei mengalami jalan buntu. Sebab Chelsea tak bisa memenuhi permintaan pihak Napoli.
Keluarga Cavani bukan pertama kali menjadi korban perampokan saat tinggal di Napoli. Sebelumnya pada Oktober tahun lalu, rumah pemain berusia 25 tahun itu dirampok saat Cavani pulang ke Uruguay.
Hal tersebut membuat Soledad takut untuk tinggal sendiri di kota Naples, ia lebih memutuskan untuk ikut bersama Cavani yang tengah membela timnas Uruguay di ajang Olimpiade London 2012.
Menurut agen Cavani, Claudio Anellucci mengungkapkan kejadian tersebut membuat peluang mantan pemain Palermo itu untuk hengkang menjadi semakin besar. Pasalnya, keluarga Cavani terlalu sering menjadi korban perampokan di kota Naples yang menjadi basis klub yang saat ini ia bela. Hal tersebut diyakini bisa membuat Cavani tak betah tinggal dikota tersebut.
"Ini bukan saat yang baik, tetapi mereka mencoba untuk mendapatkan lebih dari itu, Dia (Soledad) telah meninggalkan Napoli dan kini bersama Cavani. Sulit untuk bisa menerima pendapat hal semacam ini bisa terjadi pada Anda,” ungkap Anellucci seperti dikutip Sport Mole, (26/7/2012).
"Memang benar insiden seperti ini dapat terjadi pada siapa pun, tapi yang menjadi masalah adalah mereka terlalu sering menjadi korban aksi kriminal," pungkasnya.
Cavani sendiri menjadi dikabarkan menjadi buruan utama Chelsea pada bursa transfer musim panas ini. Namun, manajemen Napoli memasang harga cukup tinggi kepada pemain bernomor punggung tujuh itu, yakni sebesar 100 juta poundsterling.
Harga tinggi tersebut membuat negosiasi antara The Blues dengan Partenopei mengalami jalan buntu. Sebab Chelsea tak bisa memenuhi permintaan pihak Napoli.
(akr)