Usai kalah, Kim Clijsters umumkan pensiun
Kamis, 30 Agustus 2012 - 16:04 WIB
Usai kalah, Kim Clijsters umumkan pensiun
A
A
A
Sindonews.com - Petenis Kim Clijsters menyatakan pensiun dari dunia tenis usai dirinya dikalahkan oleh petenis asal Inggris Raya Laura Robson pada turnamen AS terbuka. Jawara tiga kali AS terbuka ini, yakni pada 2005, 2009, dan 2010 memang sebelumnya pernah menyatakan ingin pensiun setelah turnamen ini.
Pada pertandingan tersebut Clisjters sebagai unggulan ke-23, telah memulainya dengan baik. Clijsters memimpin 5-3 dan memiliki tiga kali set point saat kedudukan 6-5 tapi sayangnya gagal menyelesaikan set pertama. Justru Robson yang berbalik unggul saat tie break dengan 7-4.
Memasuki set kedua, Clijsters lagi-lagi memulai pertandingan dengan baik saat unggul 2-1. Tapi, Robson kembali menunjukkan ketenangannya dengan mematahkan servis Clijsters. Kendati Clijsters berhasil menggagalkan dua kali match point Robson hingga memaksakan tie break, Robson tak tertahan untuk menang 7-5. Clijsters pun dipaksa mengakui keunggulan remaja Inggris tersebut.
“Ini menjadi tempat yang sempurna untuk gantung raket. Saya hanya berharap kekalahan ini tidak terjadi pada hari ini tapi tak ada keraguan dalam pikiran saya untuk memilih turnamen ini sebagai turnamen terakhir laga tunggal saya,” ujar Clijsters seperti dikutip dari Eurosport, Kamis (30/8/2012).
"Salah satu impian terbesar saya terwujud pada 2005, saat menjuarai turnamen ini. Setiap kali saya kembali ke sini, saya merasa terinspirasi,” sambungnya.
“Laura bermain dengan sangat baik. Saya sudah bertarung dan memberikan segalanya tapi ternyata belum cukup. Saya kini menatap ke depan untuk melakoni fase hidup berikutnya,” aku Clijsters.
Pada pertandingan tersebut Clisjters sebagai unggulan ke-23, telah memulainya dengan baik. Clijsters memimpin 5-3 dan memiliki tiga kali set point saat kedudukan 6-5 tapi sayangnya gagal menyelesaikan set pertama. Justru Robson yang berbalik unggul saat tie break dengan 7-4.
Memasuki set kedua, Clijsters lagi-lagi memulai pertandingan dengan baik saat unggul 2-1. Tapi, Robson kembali menunjukkan ketenangannya dengan mematahkan servis Clijsters. Kendati Clijsters berhasil menggagalkan dua kali match point Robson hingga memaksakan tie break, Robson tak tertahan untuk menang 7-5. Clijsters pun dipaksa mengakui keunggulan remaja Inggris tersebut.
“Ini menjadi tempat yang sempurna untuk gantung raket. Saya hanya berharap kekalahan ini tidak terjadi pada hari ini tapi tak ada keraguan dalam pikiran saya untuk memilih turnamen ini sebagai turnamen terakhir laga tunggal saya,” ujar Clijsters seperti dikutip dari Eurosport, Kamis (30/8/2012).
"Salah satu impian terbesar saya terwujud pada 2005, saat menjuarai turnamen ini. Setiap kali saya kembali ke sini, saya merasa terinspirasi,” sambungnya.
“Laura bermain dengan sangat baik. Saya sudah bertarung dan memberikan segalanya tapi ternyata belum cukup. Saya kini menatap ke depan untuk melakoni fase hidup berikutnya,” aku Clijsters.
(akr)