Andy Roddick gantung raket
Jum'at, 31 Agustus 2012 - 11:44 WIB
Andy Roddick gantung raket
A
A
A
Sindonews.com - Mantan petenis peringkat nomor satu dunia Andy Roddick akan mundur dari tenis profesional setelah Amerika Terbuka. Roddick mengumumkan keputusan pensiun itu dalam jumpa pers khusus di hari ulang tahunnya yang ke 30.
Hal itu berarti partai dengan petenis Bernard Tomic hari ini bisa saja menjadi pertandingan terakhirnya. "Saya telah memutuskan Amerika Terbuka akan menjadi turnamen terakhir saya. Saya merasa sudah waktunya," kata Roddick, yang hanya satu kali menjuarai Grand Slam di New York pada 2003.
Finalis Wimbledon tiga kali ini mengaku tahu ini adalah waktu yang tepat untuk pensiun setelah kemenangan 6-3 6-4 6-4 atas rekan senegaranya dari AS Rhyne Williams. "Saya tidak tahu apakah saya akan cukup sehat atau berkomitment untuk menjalani satu tahun lagi. Saya selalu ingin menyelesaikan even ini," kata peringkat 22 dunia itu seperti yang dilansir bbcsport Jumat (31/8/2012).
"Saya memikirkan hal ini sepanjang tahun dan setelah saya bermain di babak pertama, saya tahu. "Para pemain ini menjadi semakin bagus dan saya tidak tertarik jika hanya sekedar 'hadir'."
Roddick, petenis Amerika terakhir yang memenangi salah satu hadiah terbesar dari olahraga tenis, gagal menambah titel Grand Slam karena dominasi Roger Federer dan Rafael Nadal.
Ia berhasil lolos hingga ke final Wimbledon pada 2004, 2005 dan 2009, dan pernah hampir membawa pulang trofi Wimbledon sebelum kalah 16-14 dari Federer di babak kelima.
Roddick, yang berjuang melawan cedera beberapa tahun belakangan ini, mengungkapkan ia sudah mendapat firasat tidak akan kembali ke Wimbledon setelah kalah dari David Ferrer Juni lalu.
"Saat melangkah keluar dari Wimbledon, saya merasa saya tahu. Saya tidak bias membayangkan berada di sini tahun depan.
"Saya selalu merasa, apa pun yang terjadi, saya tidak pernah mengerjakan sesuatu setengah setengah.
"Saya punya banyak minat dan hal lain yang membuat saya bersemangat. Saya sangat menantikannya."
Hal itu berarti partai dengan petenis Bernard Tomic hari ini bisa saja menjadi pertandingan terakhirnya. "Saya telah memutuskan Amerika Terbuka akan menjadi turnamen terakhir saya. Saya merasa sudah waktunya," kata Roddick, yang hanya satu kali menjuarai Grand Slam di New York pada 2003.
Finalis Wimbledon tiga kali ini mengaku tahu ini adalah waktu yang tepat untuk pensiun setelah kemenangan 6-3 6-4 6-4 atas rekan senegaranya dari AS Rhyne Williams. "Saya tidak tahu apakah saya akan cukup sehat atau berkomitment untuk menjalani satu tahun lagi. Saya selalu ingin menyelesaikan even ini," kata peringkat 22 dunia itu seperti yang dilansir bbcsport Jumat (31/8/2012).
"Saya memikirkan hal ini sepanjang tahun dan setelah saya bermain di babak pertama, saya tahu. "Para pemain ini menjadi semakin bagus dan saya tidak tertarik jika hanya sekedar 'hadir'."
Roddick, petenis Amerika terakhir yang memenangi salah satu hadiah terbesar dari olahraga tenis, gagal menambah titel Grand Slam karena dominasi Roger Federer dan Rafael Nadal.
Ia berhasil lolos hingga ke final Wimbledon pada 2004, 2005 dan 2009, dan pernah hampir membawa pulang trofi Wimbledon sebelum kalah 16-14 dari Federer di babak kelima.
Roddick, yang berjuang melawan cedera beberapa tahun belakangan ini, mengungkapkan ia sudah mendapat firasat tidak akan kembali ke Wimbledon setelah kalah dari David Ferrer Juni lalu.
"Saat melangkah keluar dari Wimbledon, saya merasa saya tahu. Saya tidak bias membayangkan berada di sini tahun depan.
"Saya selalu merasa, apa pun yang terjadi, saya tidak pernah mengerjakan sesuatu setengah setengah.
"Saya punya banyak minat dan hal lain yang membuat saya bersemangat. Saya sangat menantikannya."
(wbs)