Murray cemas bertemu Berdych
Jum'at, 07 September 2012 - 18:21 WIB
Murray cemas bertemu Berdych
A
A
A
Sindonews.com - Jelang laga semifinal Grand Slam AS Terbuka, petenis unggulan ketiga, Andy Murray mengatakan tidak akan meremehkan kemampuan Tomas Berdych ketika berhadapan nanti.
Murray menyadari kualitas Berdych dimana petenis asal Spanyol tersebut mengalami empat kekalahan dari enam pertemuan terakhir mereka. Permaian cepat yang dilakukan Berdych sudah terbukti saat menumbangkan eksistensi Roger Federer di perempat final AS Terbuka.
"Berdych adalah petenis yang dapat mendikte setiap permainannya untuk meraih poin dan dia bisa mengambil alih permainan meskipun lawan yang dihadapinya itu sulit," kata Murray seperti dilansir Sky Sports, Jumat (7/9/2012).
"Jika bermain melawan Berdych saya harus cerdas untuk melakukan sedikit variasi di dalam permainan dan tidak memberinya bola yang sama secara berulang-ulang, karena dia menyukai pola permainan seperti itu," sambungnya.
Petenis berusia 25 tahun tersebut menambahkan harus memulai permainan lebih baik saat dirinya berhadapan dengan Marin Cilic di perempat final lalu. Karena itu, Murray berjanji tidak akan memberikan kesempatan sekecil apapun kepada Berdych kembali ke bentuk permainan terbaiknya.
"Saya tidak pernah tahu persis apa yang akan terjadi dalam beberapa hari mendatang, tapi saya berharap bisa lolos ke final AS Terbuka dimana itu akan membuat saya baik secara mental," ungkapnya.
"Saya akan berjuang hingga titik darah penghabisan dan jika saya bisa melakukan itu akan memberikan dampak yang baik dalam permainan nanti," tambahnya.
Murray menyadari kualitas Berdych dimana petenis asal Spanyol tersebut mengalami empat kekalahan dari enam pertemuan terakhir mereka. Permaian cepat yang dilakukan Berdych sudah terbukti saat menumbangkan eksistensi Roger Federer di perempat final AS Terbuka.
"Berdych adalah petenis yang dapat mendikte setiap permainannya untuk meraih poin dan dia bisa mengambil alih permainan meskipun lawan yang dihadapinya itu sulit," kata Murray seperti dilansir Sky Sports, Jumat (7/9/2012).
"Jika bermain melawan Berdych saya harus cerdas untuk melakukan sedikit variasi di dalam permainan dan tidak memberinya bola yang sama secara berulang-ulang, karena dia menyukai pola permainan seperti itu," sambungnya.
Petenis berusia 25 tahun tersebut menambahkan harus memulai permainan lebih baik saat dirinya berhadapan dengan Marin Cilic di perempat final lalu. Karena itu, Murray berjanji tidak akan memberikan kesempatan sekecil apapun kepada Berdych kembali ke bentuk permainan terbaiknya.
"Saya tidak pernah tahu persis apa yang akan terjadi dalam beberapa hari mendatang, tapi saya berharap bisa lolos ke final AS Terbuka dimana itu akan membuat saya baik secara mental," ungkapnya.
"Saya akan berjuang hingga titik darah penghabisan dan jika saya bisa melakukan itu akan memberikan dampak yang baik dalam permainan nanti," tambahnya.
(wbs)