Rekor AS Terbuka tetap dipegang tiga petenis
Sabtu, 08 September 2012 - 11:09 WIB
Rekor AS Terbuka tetap dipegang tiga petenis
A
A
A
Sindonews.com – Kekalahan Roger Federer dari Tomas Berdych pada perempat final Amerika Serikat Terbuka 2012 turut memberi warna yang luar biasa.Salah satunya,rekor juara terbanyak di Flushing Meadows,New York,AS,belum tergoyahkan.
Saat ini,gelar Amerika Serikat Terbuka masih dipegang tiga orang,yakni Jimmy Connors (1974,1976,1978,1982, 1982),Pete Sampras (1990,1993,1995, 1996,2002),dan Roger Federer (2004, 2005,2006,2007,2008). Padahal, sebelum Federer kalah,dia digadang-gadang bisa memecahkan rekor tersebut dengan merebut gelar keenam pada turnamen grand slam lapangan keras tersebut. ”Saya memang tak bisa meneruskan tren positif saya setelah kemenangan besar di Wimbledon.
Tapi,saya harus akui,persaingan pada ajang grand slam kali ini memang sangat ketat,”ujar Federer,seperti dilansir Sports Yahoo. Federer tak keliru.Persaingan kali ini memang sangat ketat meski tidak Rafael Nadal absen pada turnamen kali ini karena masih dalam pemulihan cedera. Hanya tak dimungkiri,rivalitas tersebut didominasi empat petenis teratas.
Di luar unggulan pertama Federer yang sudah tersingkir,masih ada Novak Djokovic (unggulan kedua),Andy Murray (unggulan 3),dan David Ferrer (unggulan 4) yang bertahan sampai babak 4 besar. Sementara satu petenis lainnya adalah unggulan keenam Berdych yang di luar dugaan menggusur Federer. Jadi,meskipun tidak ada pencetakan rekor juara,momen ini tidak berkurang. Apalagi,dua di antara mereka adalah pemegang gelar bergengsi.Djokovic merupakan juara bertahan di Amerika Serikat Terbuka,sementara Murray berstatus peraih medali emas Olimpiade 2012 London.
”Saya rasa momentum Amerika Serikat Terbuka kali ini tetap luar biasa meski sudah kehilangan Federer dan tanpa melibatkan Nadal yang cedera. Bahkan,bagi saya,ini adalah kesempatan besar untuk bisa meraih gelar perdana grand slam,”ucap Murray. Hal senada disampaikan Ferrer.Dia juga merasa tertantang untuk bisa merebut gelar perdana di grand slam penutup tahun ini.
Dia yakin,jika mengalahkan Djokovic pada semifinal nanti,itu akan menjadi pemacu semangat untuk bisa merebut gelar juara AS Terbuka. ”Ini momentum besar bagi saya. Karena itu,saya akan berusaha memaksimalkan ini untuk bisa menjadi yang terbaik,”kata Ferrer. Pastinya, kegagalan Federer lolos ke semifinal memang menjadi keuntungan bagi petenis-petenis lain.Termasuk, Djokovic yang semula berpikir bahwa Federer akan menjadi penghalang utamanya mempertahankan gelar juara di AS Terbuka 2012.
Saat ini,gelar Amerika Serikat Terbuka masih dipegang tiga orang,yakni Jimmy Connors (1974,1976,1978,1982, 1982),Pete Sampras (1990,1993,1995, 1996,2002),dan Roger Federer (2004, 2005,2006,2007,2008). Padahal, sebelum Federer kalah,dia digadang-gadang bisa memecahkan rekor tersebut dengan merebut gelar keenam pada turnamen grand slam lapangan keras tersebut. ”Saya memang tak bisa meneruskan tren positif saya setelah kemenangan besar di Wimbledon.
Tapi,saya harus akui,persaingan pada ajang grand slam kali ini memang sangat ketat,”ujar Federer,seperti dilansir Sports Yahoo. Federer tak keliru.Persaingan kali ini memang sangat ketat meski tidak Rafael Nadal absen pada turnamen kali ini karena masih dalam pemulihan cedera. Hanya tak dimungkiri,rivalitas tersebut didominasi empat petenis teratas.
Di luar unggulan pertama Federer yang sudah tersingkir,masih ada Novak Djokovic (unggulan kedua),Andy Murray (unggulan 3),dan David Ferrer (unggulan 4) yang bertahan sampai babak 4 besar. Sementara satu petenis lainnya adalah unggulan keenam Berdych yang di luar dugaan menggusur Federer. Jadi,meskipun tidak ada pencetakan rekor juara,momen ini tidak berkurang. Apalagi,dua di antara mereka adalah pemegang gelar bergengsi.Djokovic merupakan juara bertahan di Amerika Serikat Terbuka,sementara Murray berstatus peraih medali emas Olimpiade 2012 London.
”Saya rasa momentum Amerika Serikat Terbuka kali ini tetap luar biasa meski sudah kehilangan Federer dan tanpa melibatkan Nadal yang cedera. Bahkan,bagi saya,ini adalah kesempatan besar untuk bisa meraih gelar perdana grand slam,”ucap Murray. Hal senada disampaikan Ferrer.Dia juga merasa tertantang untuk bisa merebut gelar perdana di grand slam penutup tahun ini.
Dia yakin,jika mengalahkan Djokovic pada semifinal nanti,itu akan menjadi pemacu semangat untuk bisa merebut gelar juara AS Terbuka. ”Ini momentum besar bagi saya. Karena itu,saya akan berusaha memaksimalkan ini untuk bisa menjadi yang terbaik,”kata Ferrer. Pastinya, kegagalan Federer lolos ke semifinal memang menjadi keuntungan bagi petenis-petenis lain.Termasuk, Djokovic yang semula berpikir bahwa Federer akan menjadi penghalang utamanya mempertahankan gelar juara di AS Terbuka 2012.
(wbs)