Murray tembus final AS terbuka
Minggu, 09 September 2012 - 16:38 WIB
Murray tembus final AS terbuka
A
A
A
Sindonews.com - Petenis nomor satu Inggris Andy Murray terus mempertahankan performa gemilang pada pertandingan Grand Slam AS Terbuka 2012 ini. Setelah tampil apik berhadapan dengan Marin Cilic di perempat final lalu, kali ini di laga semifinal Murray kembali membuktikan kualitasnya dengan mengkandaskan perlawanan sengit petenis Tomas Berdych 5-7, 6-2 , 6-1, dan 7-6 .
Bermain di di Artur Ashe Stadium, Murray harus bersusah payah melawan Berdych yang tampil pantang menyerah. Sempat kalah di set pertama, Juara Olimpiade London 2012 itu mampu bangkit di tiga partai berikutnya untuk menuntaskan pertandingan. Ini merupakan partai final kedua kali di AS terbuka bagi Murray sekaligus semakin mendekatkan gelar juara grand slam pertamanya.
"Itu pertandingan yang brutal yang pernah saya mainkan. Sulit untuk menggambarkan anda harus fokus pada setiap detik . Itu sulit setelah kalah akhir set pertama dan bermain dengan tekanan. Tapi pada set akhir saya mendapat peluang memenangkan pertandingan ,” kata Murray dikutip SkySport, Minggu (9/9/2012).
"Sulit untuk mendikte permainan Berdych dan saya mencoba untuk berusaha fokus. Pada akhirnya saya keluar sebagai pemenang yang berkat bentuk kerja keras saya selama ini,”ungkapnya.
Pencapaian final di US terbuka ini menjadi kedua kalinya sepanjang karirnya profesionalnya. Kala itu pada tahun 2008 lalu, Murray harus mengakui keunggulan Roger Federer, yang uniknya Federer secara mengejutkan justru tersingkir oleh Berdych di perempat final.
Sementara itu, pada partai pamungkas final harus menunggu pemenang pertandingan antara Novak Djokovic kontra David Ferrer.
Bermain di di Artur Ashe Stadium, Murray harus bersusah payah melawan Berdych yang tampil pantang menyerah. Sempat kalah di set pertama, Juara Olimpiade London 2012 itu mampu bangkit di tiga partai berikutnya untuk menuntaskan pertandingan. Ini merupakan partai final kedua kali di AS terbuka bagi Murray sekaligus semakin mendekatkan gelar juara grand slam pertamanya.
"Itu pertandingan yang brutal yang pernah saya mainkan. Sulit untuk menggambarkan anda harus fokus pada setiap detik . Itu sulit setelah kalah akhir set pertama dan bermain dengan tekanan. Tapi pada set akhir saya mendapat peluang memenangkan pertandingan ,” kata Murray dikutip SkySport, Minggu (9/9/2012).
"Sulit untuk mendikte permainan Berdych dan saya mencoba untuk berusaha fokus. Pada akhirnya saya keluar sebagai pemenang yang berkat bentuk kerja keras saya selama ini,”ungkapnya.
Pencapaian final di US terbuka ini menjadi kedua kalinya sepanjang karirnya profesionalnya. Kala itu pada tahun 2008 lalu, Murray harus mengakui keunggulan Roger Federer, yang uniknya Federer secara mengejutkan justru tersingkir oleh Berdych di perempat final.
Sementara itu, pada partai pamungkas final harus menunggu pemenang pertandingan antara Novak Djokovic kontra David Ferrer.
(wbs)