DeMarco sebut Broner sebagai petinju super
Senin, 19 November 2012 - 15:19 WIB
DeMarco sebut Broner sebagai petinju super
A
A
A
Sindonews.com - Antonio DeMarco mengaku, menerima dengan ikhlas kekalahan TKO di ronde kedelapan dari Adrien Broner dalam duel mempertahankan gelar kelas ringan versi WBC yang digelar kemarin (18/11) di Boardwalk Hall, New Jersey, Amerika.
"Seperti yang kita tahu bagaimana rasanya menang, dan bagaimana rasanya kalah," kata DeMarco melalui penerjemahnya, seperti dikutip Boxing Scene, Minggu waktu setempat. "Karena itu lah saya ada di sini."
Meskipun kehilangan gelarnya, DeMarco dengan sportif memuji penampilan Broner. Tapi di lain sisi, ia masih menyimpan harapan untuk kembali mendapatkan gelar lewat sebuah pertarungan yang lebih menarik. "Dia seorang petarung hebat. Malam ini adalah malamnya. Tapi ini tidak berakhir di sini bagiku," kata DeMarco dengan menahan air matanya.
"Tanpa diragukan lagi, dia adalah seorang petarung yang sangat lengkap, dan saya senang telah bertarung dengannya," kata DeMarco. "Saya suka tantangan besar, dan saya pikir Broner adalah petinju super. Broner adalah pejuang yang sangat sulit dipahami," sambungnya.
"Saya jatuh dalam permainannya, dan dalam pertarungannya. Ini adalah contoh yang bagus, dan pengalaman yang hebat dalam karir tinju saya."
"Saya orang yang sangat berani, dan saya akan datang kembali dengan rasa lapar yang lebih, saya janji."
"Seperti yang kita tahu bagaimana rasanya menang, dan bagaimana rasanya kalah," kata DeMarco melalui penerjemahnya, seperti dikutip Boxing Scene, Minggu waktu setempat. "Karena itu lah saya ada di sini."
Meskipun kehilangan gelarnya, DeMarco dengan sportif memuji penampilan Broner. Tapi di lain sisi, ia masih menyimpan harapan untuk kembali mendapatkan gelar lewat sebuah pertarungan yang lebih menarik. "Dia seorang petarung hebat. Malam ini adalah malamnya. Tapi ini tidak berakhir di sini bagiku," kata DeMarco dengan menahan air matanya.
"Tanpa diragukan lagi, dia adalah seorang petarung yang sangat lengkap, dan saya senang telah bertarung dengannya," kata DeMarco. "Saya suka tantangan besar, dan saya pikir Broner adalah petinju super. Broner adalah pejuang yang sangat sulit dipahami," sambungnya.
"Saya jatuh dalam permainannya, dan dalam pertarungannya. Ini adalah contoh yang bagus, dan pengalaman yang hebat dalam karir tinju saya."
"Saya orang yang sangat berani, dan saya akan datang kembali dengan rasa lapar yang lebih, saya janji."
(nug)