Pemulangan jenazah Mendieta dilakukan maraton
Rabu, 05 Desember 2012 - 21:09 WIB
Pemulangan jenazah Mendieta dilakukan maraton
A
A
A
Sindonews.com - Proses pemulangan jenazah pesepak bola Persis Solo, Diego Antonio Mendieta Romero dilakukan secara maraton. Setelah keluar dari RS Moewardi, Solo, Rabu siang (5/12), jenazah disemayamkan di Rumah Duka Thiong Thing untuk kemudian diterbangkan via Bandara Adi Sumarmo.
Jenazah Diego mulai disemayamkan di Rumah Duka Thiong Thing di Jalan Ir Sutami, Jebres, Solo pukul 14.00 WIB. Di ruang E Ie See Yiauw, jenazah striker Persis versi PT Liga Indonesia asal Paraguay itu dipersiapkan untuk pemberkatan arwah menurut aturan Katolik.
Sejumlah rekan serta jajaran manajemen klub turut hadir memberikan penghormatan terakhir. Antara lain dua rekan sesama pemain, Richard Caceres dan Alejandro Tobar, pengurus Persis Paulus Haryoto, Manajer Persis Totok Supriyanto, dan Sekretaris II Persis Sapto Joko Purwadi.
Di Thiong Thing, ratusan pelayat mendiang Diego didominasi suporter Pasoepati. Seperti diberitakan, Diego mengembuskan napas terakhirnya di RS Moewardi Solo pada Selasa (4/12) dini hari akibat virus Cytomegalo dan jamur Candidasis.
''Jenasah rencananya diberangkatkan ke Bandara Adi Sumarmo pukul 16.00 WIB. Di Thing Thing, saya inginnya diberkati dulu oleh Romo,” ujar agen Diego dari PT Javindo, Theodora Wulansari, kemarin.
Dikatakan Wulan, proses pemulangan jenazah pesepakbola asal Paraguay berusia 32 tahun itu rencananya transit ke Argentina sebelum mendarat di tanah airnya di Paraguay. Dari Bandara Adi Sumarmo Solo, jenazah diterbangkan ke Bandara Soekarno-Hatta. Baru kemudian diterbangkan ke Buenos Aires, Argentina, untuk selanjutnya ke bandara di Paraguay.
“Di Bandara Soekarno-Hatta, nantinya ada perwakilan kedutaan Paraguay yang akan membantu administrasi pemulangan jenazah. Kami mengusahakan pemberangkatan jenazah malam ini juga, namun itu tergantung kepastian jadwal penerbangan,” kata dia.
Wulan memerkirakan jenazah tiba di Paraguay dalam beberapa hari ke depan. Agen Diego itu memastikan administrasi pemulangan jenazah beres, meliputi berkas keimigrasian dan ongkos pemulangan.
Jenazah Diego mulai disemayamkan di Rumah Duka Thiong Thing di Jalan Ir Sutami, Jebres, Solo pukul 14.00 WIB. Di ruang E Ie See Yiauw, jenazah striker Persis versi PT Liga Indonesia asal Paraguay itu dipersiapkan untuk pemberkatan arwah menurut aturan Katolik.
Sejumlah rekan serta jajaran manajemen klub turut hadir memberikan penghormatan terakhir. Antara lain dua rekan sesama pemain, Richard Caceres dan Alejandro Tobar, pengurus Persis Paulus Haryoto, Manajer Persis Totok Supriyanto, dan Sekretaris II Persis Sapto Joko Purwadi.
Di Thiong Thing, ratusan pelayat mendiang Diego didominasi suporter Pasoepati. Seperti diberitakan, Diego mengembuskan napas terakhirnya di RS Moewardi Solo pada Selasa (4/12) dini hari akibat virus Cytomegalo dan jamur Candidasis.
''Jenasah rencananya diberangkatkan ke Bandara Adi Sumarmo pukul 16.00 WIB. Di Thing Thing, saya inginnya diberkati dulu oleh Romo,” ujar agen Diego dari PT Javindo, Theodora Wulansari, kemarin.
Dikatakan Wulan, proses pemulangan jenazah pesepakbola asal Paraguay berusia 32 tahun itu rencananya transit ke Argentina sebelum mendarat di tanah airnya di Paraguay. Dari Bandara Adi Sumarmo Solo, jenazah diterbangkan ke Bandara Soekarno-Hatta. Baru kemudian diterbangkan ke Buenos Aires, Argentina, untuk selanjutnya ke bandara di Paraguay.
“Di Bandara Soekarno-Hatta, nantinya ada perwakilan kedutaan Paraguay yang akan membantu administrasi pemulangan jenazah. Kami mengusahakan pemberangkatan jenazah malam ini juga, namun itu tergantung kepastian jadwal penerbangan,” kata dia.
Wulan memerkirakan jenazah tiba di Paraguay dalam beberapa hari ke depan. Agen Diego itu memastikan administrasi pemulangan jenazah beres, meliputi berkas keimigrasian dan ongkos pemulangan.
(aww)