Ada pemain asing yang merana seperti Mendieta
Kamis, 06 Desember 2012 - 22:33 WIB
Ada pemain asing yang merana seperti Mendieta
A
A
A
Sindonews.com - Agen pemain, Edy Syahputra, mengatakan, masih ada pemain asing yang bernasib sama seperti pemain asal Paraguay tersebut. Menurutnya, tim yang tidak mampu membayar seluruh hak pemain, sudah sepantasnya mereka berada di liga amatir dibandingkan harus berada di Indonesia Super League atau Indonesian Premier League (IPL).
Para pemain seakan kesulitan untuk mendapatkan biaya kesehatan yang baik di negeri ini. Padahal, mereka sudah berjuang untuk menyelesaikan tugasnya dengan baik. Karenanya, kejadian ini akan menambah daftar buruk pencitraan sepak bola Indonesia di mata dunia.
"Jika mereka tidak kuat secara finansial, turun aja ke liga amatir. Toh, juga dalam kitab suci tidak dosa kok. Sebenarnya, dalam masalah ini masih banyak Mendieta-Mendieta lain yang bernasib sama," katanya saat dihubungi Sindonews.com, Kamis (6/12/2012).
Edy menuturkan kedekatannya dengan Mendieta sewaktu dia masih merumput bersama Persitara Jakarta Utara. Menurutnya, pemain berusia 32 tahun tersebut memiliki kepribadian yang baik dan dia selalu ingin menunjukkan kemampuannya bermain sepak bola. Agar keinginannya untuk bisa bermain bersama klub besar dapat terwujud.
"Saya dengan Mendieta sangat dekat, dan dia itu sangat cinta keluarga. Namun, untuk berbicara mengenai karir profesionalnya bermain sepak bola saya harus melihat kemampuannya sampai sejauh mana."
"Harapan ke depannya, klub harus membayar hak para pemain. Pasalnya, mereka mencari nafkah buat keluarga. Mudah-mudahan kejadian serupa tak terulang di kemudian hari," tutup Edy.
Para pemain seakan kesulitan untuk mendapatkan biaya kesehatan yang baik di negeri ini. Padahal, mereka sudah berjuang untuk menyelesaikan tugasnya dengan baik. Karenanya, kejadian ini akan menambah daftar buruk pencitraan sepak bola Indonesia di mata dunia.
"Jika mereka tidak kuat secara finansial, turun aja ke liga amatir. Toh, juga dalam kitab suci tidak dosa kok. Sebenarnya, dalam masalah ini masih banyak Mendieta-Mendieta lain yang bernasib sama," katanya saat dihubungi Sindonews.com, Kamis (6/12/2012).
Edy menuturkan kedekatannya dengan Mendieta sewaktu dia masih merumput bersama Persitara Jakarta Utara. Menurutnya, pemain berusia 32 tahun tersebut memiliki kepribadian yang baik dan dia selalu ingin menunjukkan kemampuannya bermain sepak bola. Agar keinginannya untuk bisa bermain bersama klub besar dapat terwujud.
"Saya dengan Mendieta sangat dekat, dan dia itu sangat cinta keluarga. Namun, untuk berbicara mengenai karir profesionalnya bermain sepak bola saya harus melihat kemampuannya sampai sejauh mana."
"Harapan ke depannya, klub harus membayar hak para pemain. Pasalnya, mereka mencari nafkah buat keluarga. Mudah-mudahan kejadian serupa tak terulang di kemudian hari," tutup Edy.
(aww)