KLB deadlock lagi, PSSI bisa kena sanksi
Jum'at, 07 Desember 2012 - 20:15 WIB
KLB deadlock lagi, PSSI bisa kena sanksi
A
A
A
Sindonews.com - Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) akan melakukan Kongres Luar Biasa di Palangkaraya, 10 Desember mendatang. Banyak yak berharap, KLB ini akan melahirkan solusi untuk menyelesaikan masalah kekisruhan dalam sepak bola nasional.
Sebab, jika dalam kongres nanti tak ada titik temu, maka Indonesia kemungkinan besar akan terkena sanksi dari Federasi Sepak Bola Dunia (FIFA). Hal ini diungkapkan oleh Sekretaris Jenderal (Sekjen) PSSI, Halim Mahfudz.
"Kalau di Palangkaraya tak ada titik temu, Indonesia kemungkinan akan terkena sanksi. Jika tidak ada kesepakatan dalam kongres nanti, otomatis masalah Indonesia akan dibawa ke rapat Komite Eksekutif FIFA yang berlangsung 14 Desember,"ujar Halim dalam konferensi pers di kantor PSSI, Jakarta, Jumat (7/11).
FIFA sudah memberikan batas waktu kepada PSSI untuk bisa menyelesaikan kekisruhan ini hingga 10 Desember mendatang. Dalam suratnya kepada Menteri Pemuda dan Olahraga, FIFA mengancam akan membahas masalah PSSI dalam rapat Komite Eksekutif. Kemungkinan besar, FIFA yang sudah lelah dalam mengurusi permasalah sepak bola Indonesia, akan menjatuhkan sanksi.
Sebab, jika dalam kongres nanti tak ada titik temu, maka Indonesia kemungkinan besar akan terkena sanksi dari Federasi Sepak Bola Dunia (FIFA). Hal ini diungkapkan oleh Sekretaris Jenderal (Sekjen) PSSI, Halim Mahfudz.
"Kalau di Palangkaraya tak ada titik temu, Indonesia kemungkinan akan terkena sanksi. Jika tidak ada kesepakatan dalam kongres nanti, otomatis masalah Indonesia akan dibawa ke rapat Komite Eksekutif FIFA yang berlangsung 14 Desember,"ujar Halim dalam konferensi pers di kantor PSSI, Jakarta, Jumat (7/11).
FIFA sudah memberikan batas waktu kepada PSSI untuk bisa menyelesaikan kekisruhan ini hingga 10 Desember mendatang. Dalam suratnya kepada Menteri Pemuda dan Olahraga, FIFA mengancam akan membahas masalah PSSI dalam rapat Komite Eksekutif. Kemungkinan besar, FIFA yang sudah lelah dalam mengurusi permasalah sepak bola Indonesia, akan menjatuhkan sanksi.
(wir)