Sekjen PSSI: Berkas verifikasi sudah diserahkan kepada Kemenpora
Senin, 10 Desember 2012 - 11:32 WIB
Sekjen PSSI: Berkas verifikasi sudah diserahkan kepada Kemenpora
A
A
A
Sindonews.com - Sekretaris Jenderal PSSI, Halim Mahfudz, mengungkapkan, pihaknya sudah melakukan verifikasi peserta Kongres Luar Biasa (KLB) Palangkaraya sesuai permintaan Kementerian Pemuda dan Olahraga dan juga Nota Kesepahaman (MOU) yang ditandatangani oleh PSSI dan Komite Penyelamat Sepak Bola Indonesia (KPSI).
Halim juga mengatakan bahwa pihaknya sudah mencoba untuk mengirimkan data kepada pihak KPSI. Namun, niatan itu tak bisa terwujud karena pihaknya tak tahu nomor fax maupun email KPSI.
"Maka kami sampaikan data itu kepada Kemenpora. Kementerian ini meminta PSSI untuk segera menyerahkan data. Bahkan saya didesak untuk melakukan verifikasi malam itu juga. Padahal data itu ada di Palangkaraya sedangkan saya ada di Jakarta,"tutur Halim seperti dilansir situs resmi Liga Premier Indonesia, Senin (10/12).
"Tapi sebaliknya, pihak lain sampai sekarang belum pernah mengirimkan data kepada PSSI. Sehingga yang mau diverifikasi itu apa. Kenapa hanya PSSI saja yang diminta untuk mengirim data,"ia menambahkan.
Dia lantas mengecam anggapan bahwa peserta yang hadir di Kongres Luar Biasa (KLB) Palangkaraya bukan voters yang hadir di KLB Solo. Justru, dia mempertanyakan dasar dari anggapan tersebut.
"Kalau ada yang menyatakan mereka bukan peserta Kongres Solo, perlu dipertanyakan siapa yang memverifikasi itu,"ujar Halim seperti dilansir situs resmi Liga Premier Indonesia, Senin (10/12).
Halim juga mengatakan bahwa pihaknya sudah mencoba untuk mengirimkan data kepada pihak KPSI. Namun, niatan itu tak bisa terwujud karena pihaknya tak tahu nomor fax maupun email KPSI.
"Maka kami sampaikan data itu kepada Kemenpora. Kementerian ini meminta PSSI untuk segera menyerahkan data. Bahkan saya didesak untuk melakukan verifikasi malam itu juga. Padahal data itu ada di Palangkaraya sedangkan saya ada di Jakarta,"tutur Halim seperti dilansir situs resmi Liga Premier Indonesia, Senin (10/12).
"Tapi sebaliknya, pihak lain sampai sekarang belum pernah mengirimkan data kepada PSSI. Sehingga yang mau diverifikasi itu apa. Kenapa hanya PSSI saja yang diminta untuk mengirim data,"ia menambahkan.
Dia lantas mengecam anggapan bahwa peserta yang hadir di Kongres Luar Biasa (KLB) Palangkaraya bukan voters yang hadir di KLB Solo. Justru, dia mempertanyakan dasar dari anggapan tersebut.
"Kalau ada yang menyatakan mereka bukan peserta Kongres Solo, perlu dipertanyakan siapa yang memverifikasi itu,"ujar Halim seperti dilansir situs resmi Liga Premier Indonesia, Senin (10/12).
(wir)