ATP keluhkan jadwal turnamen AS Terbuka
Senin, 17 Desember 2012 - 21:19 WIB
ATP keluhkan jadwal turnamen AS Terbuka
A
A
A
Sindonews.com - Asosiasi Tenis Putra Profesional (ATP) mengkritik pihak penyelenggara Asosiasi Tenis Amerika Serikat (USTA) terkait jadwal yang mereka keluarkan untuk turnamen tahun depan. Sebelumnya jadwal tersebut juga telah dikeluhkan oleh sejuamlah pemain tennis yang dinilai menjadwalkan final pada hari Senin akan membuat para pemain kurang memiliki waktu istirahat. USTA sendiri masih belum memutuskan apakah perubahan ini bersifat permanen untuk masa mendatang atau hanya untuk musim 2013 saja.
"Dengan memodifikasi jadwal untuk memungkinkan waktu istirahat antara semifinal dan final di turnamen AS Terbuka yang terlalu dekat, telah membuat fisik petenis pria akan terkuras," ungkap pernyataan resmi ATP, seperti dilansir SuperSport, Senin (17/12/2012).
"Jadi, ATP dan para pemain tidak mendukung penyelenggaraan final pada hari Senin. Kami sangat yakin AS Terbuka harus menjaga jadwal yang mirip dengan Grand Slam lainnya. Yakni semifinal pria selesai pada Jumat dan final pada Minggu," sambungnya.
"Sangat disayangkan respon pihak penyelenggara AS Terbuka tidak mencerminkan pandangan kami pada masalah ini. Karenanya, ATP dan para petenis lainnya akan terus mendesak masalah ini dalam diskusi dengan pejabat USTA nanti," tandasnya.
"Dengan memodifikasi jadwal untuk memungkinkan waktu istirahat antara semifinal dan final di turnamen AS Terbuka yang terlalu dekat, telah membuat fisik petenis pria akan terkuras," ungkap pernyataan resmi ATP, seperti dilansir SuperSport, Senin (17/12/2012).
"Jadi, ATP dan para pemain tidak mendukung penyelenggaraan final pada hari Senin. Kami sangat yakin AS Terbuka harus menjaga jadwal yang mirip dengan Grand Slam lainnya. Yakni semifinal pria selesai pada Jumat dan final pada Minggu," sambungnya.
"Sangat disayangkan respon pihak penyelenggara AS Terbuka tidak mencerminkan pandangan kami pada masalah ini. Karenanya, ATP dan para petenis lainnya akan terus mendesak masalah ini dalam diskusi dengan pejabat USTA nanti," tandasnya.
(akr)