Zenit diminta tidak datangkan pemain kulit hitam
Selasa, 18 Desember 2012 - 02:20 WIB
Zenit diminta tidak datangkan pemain kulit hitam
A
A
A
Sindonews.com – Kelompok suporter Zenit St Petersburg meminta kepada klub asal Rusia itu untuk tidak mendatangkan pemain kulit hitam dan pemain homoseksual. Permintaan tersebut tertuang dalam surat yang ditunjukan kepada manajemen Zenit.
Zenit sendiri menjadi satu-satunya tim di Rusia yang tak memiliki pemain keturunan Afrika. Tak adanya pemain berkulit hitam menjadi sebuah tradisi Klub berjuluk Zenitchiki itu.
"Kami tidak rasis, tapi kami melihat tidak adanya pemain kulit hitam di Zenit sebagai tradisi penting, Ini akan membuat Zenit mempertahankan identitas nasional dari klub dan merupakan simbol dari St Petersburg,” pernyataan resmi suporter Zenit seperti dikutip goal, Selasa (18/12/2012)
“Kami hanya ingin pemain dari negara lain seperti Ukraina dan Belarus serta dari negara-negara Baltik dan Skandinavia. Kami memiliki mentalitas yang sama dan latar belakang sejarah dan budaya sebagasebuah bangsa.”
Permintaan tersebut langsung mendapatkan kecaman dari mantan striker Zenit, Alexander Penov. Ia meminta kepada suporter timnya untuk tak mencampuri urusan transfer pemain dengan politik.
"Jika kita tidak memiliki pemain yang cukup baik dari St Petersburg, lalu apa yang harus klub lakukan? Semua klub di seluruh dunia memiliki pemain kulit hitam. Jika mereka absen dari Zenit maka itu akan menjadi masalah bagi Zenit. Saya berpikir seharusnya suporter tak menuntut untuk atau tidak membeli pemain tertentu,” ucapnya.
Zenit sendiri menjadi satu-satunya tim di Rusia yang tak memiliki pemain keturunan Afrika. Tak adanya pemain berkulit hitam menjadi sebuah tradisi Klub berjuluk Zenitchiki itu.
"Kami tidak rasis, tapi kami melihat tidak adanya pemain kulit hitam di Zenit sebagai tradisi penting, Ini akan membuat Zenit mempertahankan identitas nasional dari klub dan merupakan simbol dari St Petersburg,” pernyataan resmi suporter Zenit seperti dikutip goal, Selasa (18/12/2012)
“Kami hanya ingin pemain dari negara lain seperti Ukraina dan Belarus serta dari negara-negara Baltik dan Skandinavia. Kami memiliki mentalitas yang sama dan latar belakang sejarah dan budaya sebagasebuah bangsa.”
Permintaan tersebut langsung mendapatkan kecaman dari mantan striker Zenit, Alexander Penov. Ia meminta kepada suporter timnya untuk tak mencampuri urusan transfer pemain dengan politik.
"Jika kita tidak memiliki pemain yang cukup baik dari St Petersburg, lalu apa yang harus klub lakukan? Semua klub di seluruh dunia memiliki pemain kulit hitam. Jika mereka absen dari Zenit maka itu akan menjadi masalah bagi Zenit. Saya berpikir seharusnya suporter tak menuntut untuk atau tidak membeli pemain tertentu,” ucapnya.
(wir)