SFC tidak yakin Menpora berani bubarkan ISL

Selasa, 05 Februari 2013 - 19:39 WIB
SFC tidak yakin Menpora...
SFC tidak yakin Menpora berani bubarkan ISL
A A A
Sindonews.com - Manajemen Sriwijaya FC (SFC) meragukan pernyataan Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Roy Suryo yang siap mencabut rekomendasi izin kompetisi Indonesia Super League (ISL). Alasannya, beberapa klub ISL masih menunggak gaji pemain.

Direktur Keuangan PT Sriwijaya Optimis Mandiri (SOM), Augie Bunyamin, menyatakan, manajemen SFC tidak yakin kalau ISL dibubarkan. Karena melalui statuta dari surat FIFA, bahwa yang berhak mengelola kompetisi itu adalah PT Liga Indonesia.

''Artinya Indonesia Premier League (IPL) yang akan dibubarkan. Kalau IPL dibubarkan, asosiasi dikembalikan pada Djohar Arifin Husin, tetapi yang mengelola kompetisi adalah PT Liga Indonesia. Saya punya keyakinan seperti itu, karena itu semua yang tertulis dalam surat FIFA. Hal yang dilakukan FIFA dan AFC,” katanya.

Berdasarkan hasil dari kongres di Bali, sambung Augie, sebelum Djohar Arifin dilantik, FIFA dan AFC sudah mengatakan bahwa siapapun yang menjadi ketua PSSI, yang berhak mengelola kompetisi adalah PT Liga. Jadi, adanya pertemuan yang sekarang ini bahwa Menpora tetap melihat yang mengelola kompetisi itu PT Liga Indonesia.

''Jadi tidak ada kamusnya kalau ISL yang dibubarkan, kemudian bergabung dengan IPL. Saya sekali lagi tidak yakin kalau ISL dibubarkan. Kalau soal penggabungan ISL dan IPL memang sudah ada wacana, tapi bukan dalam waktu dekat ini,” sambungnya.

Terhadap permasalahan keterlambatan gaji pemain yang menjadi rujukan Menpora, Augie mengakui diakui kalau seluruh klub ISL termasuk SFC sendiri masih menunggak dua bulan gaji. Tapi bedanya, pemain SFC tidak terlalu banyak mengeluh, karena pada saat bulan itu, tidak ada satu menit pun ada pertandingan.

Artinya saat itu semua pemain dalam kondisi putus kontrak dan tidak lagi bermain di dalam kompetisi, artinya masih dalam kewajaran.

''Itu juga sudah kami utarakan pada pemain,bahwa pada saat musim 2013 ini kita dapat subsidi dari PT Liga Indonesia. Kita juga tahu saat subsidi pertama, dibagi dua (50%-50%), subsidi pertama harus dibagikan kepada pemain musim lalu, itu juga kita kembalikan pada PT Liga, bagaimana komitmennya. Dengan adanya dikumpulkan ke Menpora itu salah satu agendanya adalah mengenai hak pemain atau gaji,” tandasnya.

Jadi kalau sanksi itu dikembalikan pada klub dan pemain, Direktur Hotel Swarna Dwipa Palembang ini menambahkan bahwa mungkin itu tidak relevan. Artinya benahi dulu yang diatas, bagaimana klub atau pemain akan mengikuti aturan yang ada, sementara yang di atas masih bertikai.

''Saya rasa semua klub di Indonesia sepakat, tidak akan mau terjadi seperti ini, dualisme kepemimpinan dan klub sendiri sangat rumit dalam melakukan pengurusan izin-izin kerja dan lain-lain.tapi ini harus kita hadapi dan dilalui,” tukasnya lagi.

Sebelumnya, Menpora Roy Suryo mengaku siap mencabut rekomendasi untuk ISL dengan alasan beberapa klub di dalamnya masih menunggak gaji pemain. Tetapi, dia tidak akan langsung mencabut atau membubarkan liga tersebut. Dia baru akan mencabut rekomendasi atau melarangnya jika salah satu liga, dalam hal ini IPL, sudah berjalan.
(aww)
Berita Terkait
Tren Olahraga Indonesia...
Tren Olahraga Indonesia Meningkat, Se’Indonesia Gandeng Dua Raksasa Super League
Abaikan Protes, Juventus...
Abaikan Protes, Juventus Ngotot di Liga Super Eropa
Jadwal Super League...
Jadwal Super League Dipastikan Tidak Berbenturan dengan Agenda Timnas Indonesia Senior
5 Pemain Timnas Naturalisasi...
5 Pemain Timnas Naturalisasi Indonesia yang Banting Setir Main di Super League
Arsenal Dukung European...
Arsenal Dukung European Super League, Arteta Kumpulkan Informasi
European Super League...
European Super League Demi Menyelamatkan Sepak Bola, Ini Alasan Florentino Perez
Berita Terkini
Gavi Akhirnya Buka Mulut...
Gavi Akhirnya Buka Mulut setelah Dibanting Paredes di Final Piala Dunia 2026
2 jam yang lalu
DBL Indonesia Lepas...
DBL Indonesia Lepas Tim ke Amerika Serikat, Musim 2026-2027 Digelar di 31 Kota
2 jam yang lalu
Lamine Yamal Ungkap...
Lamine Yamal Ungkap Pesan Messi saat Berpelukan di Final Piala Dunia 2026
4 jam yang lalu
FIFA Bikin Kejutan!...
FIFA Bikin Kejutan! Leandro Paredes Tak Jadi Dikartu Merah di Final Piala Dunia 2026
15 jam yang lalu
Timnas Argentina Pulang...
Timnas Argentina Pulang Tanpa Trofi Disambut Bak Juara, Bagaimana Masa Depan Lionel Messi?
15 jam yang lalu
ASEAN Hyundai Cup 2026...
ASEAN Hyundai Cup 2026 Segera Bergulir, Dukung Perjuangan Timnas Indonesia di VISION+
18 jam yang lalu
Infografis
Keterbatasan Strategis...
Keterbatasan Strategis USS Abraham Lincoln: Si ’Benteng Terapung’ yang Tidak Kebal
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved