Jadi biang kegagalan Red Bull, McLaren minta maaf
Rabu, 20 Maret 2013 - 12:17 WIB
Jadi biang kegagalan Red Bull, McLaren minta maaf
A
A
A
Sindonews.com - McLaren meminta maaf kepada rival mereka, Red Bull Racing, setelah unit kontrol mesin (ECU) standar yang mereka pasok rusak. Akibatnya, pembalap Red Bull, Mark Webber tampil buruk di awal balapan Grand Prix Australia, 17 Maret lalu.
"Ada masalah software yang berarti bahwa data sistem garasi mobil Webber harus di ulang pada pembentukan lap. Itu menganggu persiapannya untuk memulai lomba,"demikian pernyataan McLaren Group seperti dilansir Supersport.
"Untuk Mark dan tim memiliki permintaan maaf kami. Kami bekerja bersama mereka untuk mencegah kejadian itu terulang lagi,"lanjut pernyataan itu.
Pihak Red Bull memang menyalahkan McLaren yang memasok ECU yang merupakan versi baru itu. Padahal, sejak 2008 masalah ECU tak pernah dipermasalahkan oleh siapapun sebelumnya.
"Ini adalah bagian yang sangat kompleks dari peralatan yang mengontrol powertrain dan DRS dan bertindak sebagai sistem data primer mobil,"ujar McLaren yang menambahkan bahwa unit itu telah berjalan tanpa insiden di Melbourne.
"Ada masalah software yang berarti bahwa data sistem garasi mobil Webber harus di ulang pada pembentukan lap. Itu menganggu persiapannya untuk memulai lomba,"demikian pernyataan McLaren Group seperti dilansir Supersport.
"Untuk Mark dan tim memiliki permintaan maaf kami. Kami bekerja bersama mereka untuk mencegah kejadian itu terulang lagi,"lanjut pernyataan itu.
Pihak Red Bull memang menyalahkan McLaren yang memasok ECU yang merupakan versi baru itu. Padahal, sejak 2008 masalah ECU tak pernah dipermasalahkan oleh siapapun sebelumnya.
"Ini adalah bagian yang sangat kompleks dari peralatan yang mengontrol powertrain dan DRS dan bertindak sebagai sistem data primer mobil,"ujar McLaren yang menambahkan bahwa unit itu telah berjalan tanpa insiden di Melbourne.
(wir)