Red Bull : Mercedes sadar lakukan kecurangan

Senin, 27 Mei 2013 - 17:42 WIB
Red Bull : Mercedes...
Red Bull : Mercedes sadar lakukan kecurangan
A A A
Sindonews.com - Kepala principal Red Bull, Christian Horner menuduh Mercedes telah melakukan tindakan yang tidak sesuai dengan peraturan yang berlaku. Setelah mereka melakukan tes ujicoba atau pengujian ban secara rahasia dengan Pirelli.

Diketahui, Mercedes tengah menghadapi ancaman hukuman dari Federasi Otomotif Internasional (FIA) ketika kompetitor mereka Red Bull dan Ferrari mengadukan masalah ini setelah tim yang berbasis di Jerman melakukan tes pengujian ban selama tiga hari seusai balapan di Grand Prix Spanyol, beberapa pekan lalu.

Kritikan pedas itu dilontarkannya setelah Nico Rosberg memenangkan balapan di GP Monaco, MInggu (26/5) kmarin. "Pengadilan dapat memutuskan untuk menimbulkan hukuman. Prosedur tersebut akan diikuti dalam upaya mencapai Aturan Disiplin Yudisial dan FIA," pernyataan resmi FIA.

Baik Red Bull maupun Ferrari akan membawa masalah ini ke pengadilan. Bahkan FIA memprediksi bahwa hukuman bagi Mercedes bisa dikenakan."Yang salah adalah bahwa sebuah tim, dengan cara curang, dan sadar melakukan ujicoba ban yang dirancang untuk kejuaraan tahun ini. Sejauh ini peraturan bisa digunakan atau tidak sangat jelas tercantum. Jadi itu tanggung jawab tim untuk mematuhi peraturan, sehingga masalah ini tidak begitu banyak menyeret Pirelli," tegas Horner seperti dilansir Planetf1, Senin (27/5/2013).

"Mercedes sengaja melakukan pengujian ban di Sirkuit Monte Carlo di mana sebenarnya ban tersebut akan digunakan pada balapan berikutnya (Monaco). Pendapat kami adalah bahwa ini keuntungan yang tidak adil," lanjutnya.

Senada dengan Horner, penasihat tim, Marko Helmut mengatakan tidak ada yang bisa mengganti peraturan mengenai perjanjian antara FIA dengan Pirelli terkait masalah jadwal pengujian ban tersebut. Padahal jika dilihat dari peraturan yang disampaikan FIA sudah sangat jelas, bahwa tim manapun yang akan mengikuti pengujian tersebut maka baik Pirelli dan tim itu bisa memberikan informasi kepada FIA.

Tapi FIA justru tidak pernah menerima informasi lebih lanjut tentang tes ''rahasia'' yang dilakukan Pirelli dengan Mercedes. Bahkan mereka tidak pernah menerima konfirmasi bahwa semua tim telah diberikan kesempatan untuk ambil bagian dalam tes pengujian tersebut.

"Ada peraturan olahraga, yang tidak dapat diganti oleh perjanjian antara Pirelli dan FIA. Mereka menyatakan dengan jelas kapan dan bagaimana Anda dapat menguji," tutupnya.
(wir)
Berita Terkait
Tren Olahraga Indonesia...
Tren Olahraga Indonesia Meningkat, Se’Indonesia Gandeng Dua Raksasa Super League
Persib Juara Super League...
Persib Juara Super League 2025-2026 usai Imbang Lawan Persijap
Klasemen Super League:...
Klasemen Super League: Persija Gagal Tempel Persib usai Ditahan Borneo FC
Daftar Pemain Persib...
Daftar Pemain Persib Bandung di Super League 2025-2026
Tren Klub Super League...
Tren Klub Super League 2025/2026 Datangkan Pelatih Asal Belanda
Laga Persija vs PSIM...
Laga Persija vs PSIM Pecahkan Rekor Penonton Terbanyak Super League 2025-2026
Berita Terkini
Skuad Timnas Norwegia...
Skuad Timnas Norwegia Foto Ala Pasukan Viking Menuju Piala Dunia 2026
23 menit yang lalu
Gaung NBA Finals 2026...
Gaung NBA Finals 2026 Menghidupkan Atmosfer Basket Jakarta
31 menit yang lalu
Jonatan Christie Tembus...
Jonatan Christie Tembus Final Indonesia Open 2026
1 jam yang lalu
Cipta Cendikia FA U-15...
Cipta Cendikia FA U-15 dan Putri JP Jakarta U-18 Juara Hydroplus Soccer League Jakarta 2025/2026
4 jam yang lalu
Pemain Israel Dilempari...
Pemain Israel Dilempari Sepatu Buntut Selebrasi Provokatif saat Lawan Albania
9 jam yang lalu
The Legend Continues...
The Legend Continues Bergulir di Semarang, Team RS-Telkomsel 5G Siap Hadapi Putaran 2 Kejurnas Sprint Rally 2026
10 jam yang lalu
Infografis
Cara Houthi Lakukan...
Cara Houthi Lakukan Penyerangan Terhadap Kapal Induk AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved