Serena akhiri mimpi buruk perempat final
Rabu, 05 Juni 2013 - 10:27 WIB
Serena akhiri mimpi buruk perempat final
A
A
A
Sindonews.com - Ratu tenis dunia, Serena Williams, sempat berpikir bahwa dirinya akan tersingkir dari Prancis Terbuka, ketika dia berhadapan dengan Svetlana Kuznetsova di perempat final, kemarin (4/6). Namun, dia segera membuang pikiran itu, dan berhasil memetik kemenangan 6-1, 3-6, 6-3 atas petenis asal Rusia tersebut.
Berkat kemenangan itu, Serena pun menjadi petenis putri asal Amerika Serikat pertama yang berhasil menembus babak semifinal Roland Garros, sejak Jennifer Capriati pada 2004. Di samping itu, Serena juga memperpanjang rekor kemenangannya menjadi 29 kali berturut-turut.
Serena, yang pernah menang di Roland Garros pada 2002, akan menghadapi wakil Italia, Sara Errani di semifinal. Petenis berusia 31 tahun itu jelas berbohong jika dia mengatakan bahwa dia tidak memikirkan rekor kemenangannya baru-baru ini di lapangan tanah liat Paris, ketika dia berada dalam keadaan unggul 2-0 dalam laga melawan Kuznetsova. "Itu hanya sumir, sumir, sumir, seperti pikiran sesaat saja," tegas Serena.
"Dan setelah itu, mari kita mainkan pertandingan ini dan mari kita melakukan yang terbaik yang saya bisa. Meski saya menurun saya masih bersaing, jadi saya tidak bisa selalu berkutat pada kenyataan bahwa saya telah kehilangan begitu banyak pertandingan perempat final di sini."
Sebelumnya, setelah kemenangannya pada 2002, langkah Serena memang banyak terhenti di perempat final, tercatat dia sudah empat kali tertahan di babak itu, yakni pada tahun 2004, 2007, 2009 dan 2010. Bahkan, empat tahun lalu, dia dihentikan oleh Kuznetsova di babak delapan besar.
Berkat kemenangan itu, Serena pun menjadi petenis putri asal Amerika Serikat pertama yang berhasil menembus babak semifinal Roland Garros, sejak Jennifer Capriati pada 2004. Di samping itu, Serena juga memperpanjang rekor kemenangannya menjadi 29 kali berturut-turut.
Serena, yang pernah menang di Roland Garros pada 2002, akan menghadapi wakil Italia, Sara Errani di semifinal. Petenis berusia 31 tahun itu jelas berbohong jika dia mengatakan bahwa dia tidak memikirkan rekor kemenangannya baru-baru ini di lapangan tanah liat Paris, ketika dia berada dalam keadaan unggul 2-0 dalam laga melawan Kuznetsova. "Itu hanya sumir, sumir, sumir, seperti pikiran sesaat saja," tegas Serena.
"Dan setelah itu, mari kita mainkan pertandingan ini dan mari kita melakukan yang terbaik yang saya bisa. Meski saya menurun saya masih bersaing, jadi saya tidak bisa selalu berkutat pada kenyataan bahwa saya telah kehilangan begitu banyak pertandingan perempat final di sini."
Sebelumnya, setelah kemenangannya pada 2002, langkah Serena memang banyak terhenti di perempat final, tercatat dia sudah empat kali tertahan di babak itu, yakni pada tahun 2004, 2007, 2009 dan 2010. Bahkan, empat tahun lalu, dia dihentikan oleh Kuznetsova di babak delapan besar.
(nug)