Vettel: Mercedes-Pirelli terancam hukuman berat
Jum'at, 07 Juni 2013 - 18:23 WIB
Vettel: Mercedes-Pirelli terancam hukuman berat
A
A
A
Sindonews.com - Sebastian Vettel, pembalap tim Red Bull dari Jerman, kembali menyuarakan komentar pedasnya terkait keputusan Federasi Otomotif Internasional (FIA) menyeret Mercedes untuk menyelesaikan permasalahan pengujian rahasia yang dilakukannya dengan Pirelli usai Grand Prix Spanyol bulan lalu.
Baginya, pengungkapan masalah ini sangat penting untuk dilakukan. Pasalnya, setiap pengujian yang dijalani akan mendapatkan keuntungan yang lebih untuk melihat balapan berikutnya. "Ini adalah masalah penting. Setiap kilometer yang dilakukan untuk menguji ban akan sangat menguntungkan bagi setiap tim yang menjalaninya," tegasnya seperti dilansir ESPN, Jumat (7/6/2013).
"Saya yakin bahwa pasti ada kesepakatan dari kedua belah pihak, bla..bla..bla... Yang jelas itu tidak baik, karena mereka merupakan tim yang menjalani pengujian selama tiga hari. Jadi terlihat agak konyol hanya melakukan diskusi saja. Sebab kami semua tahu betapa pentingnya pengujian adalah di musim dingin, tapi kemudian kualitas pengujian tidak sama karena kondisi yang berbeda dan mobil-mobil yang sangat awal dalam perkembangan mereka. Jadi jika Anda mendapatkan kesempatan untuk memiliki tiga hari pengujian di tengah musim maka itu adalah bantuan besar," sambungnya.
Pembalap Red Bull itu pun yakin jika Mercedes dan Pirelli bisa menghadapi hukuman berat ketika kasus dikuasai oleh Pengadilan Internasional FIA. "Sekarang mereka secara formal akan menjelaskan masalah ini di depan Dewan Dunia (Pengadilan Internasional)," pungkasnya.
Baginya, pengungkapan masalah ini sangat penting untuk dilakukan. Pasalnya, setiap pengujian yang dijalani akan mendapatkan keuntungan yang lebih untuk melihat balapan berikutnya. "Ini adalah masalah penting. Setiap kilometer yang dilakukan untuk menguji ban akan sangat menguntungkan bagi setiap tim yang menjalaninya," tegasnya seperti dilansir ESPN, Jumat (7/6/2013).
"Saya yakin bahwa pasti ada kesepakatan dari kedua belah pihak, bla..bla..bla... Yang jelas itu tidak baik, karena mereka merupakan tim yang menjalani pengujian selama tiga hari. Jadi terlihat agak konyol hanya melakukan diskusi saja. Sebab kami semua tahu betapa pentingnya pengujian adalah di musim dingin, tapi kemudian kualitas pengujian tidak sama karena kondisi yang berbeda dan mobil-mobil yang sangat awal dalam perkembangan mereka. Jadi jika Anda mendapatkan kesempatan untuk memiliki tiga hari pengujian di tengah musim maka itu adalah bantuan besar," sambungnya.
Pembalap Red Bull itu pun yakin jika Mercedes dan Pirelli bisa menghadapi hukuman berat ketika kasus dikuasai oleh Pengadilan Internasional FIA. "Sekarang mereka secara formal akan menjelaskan masalah ini di depan Dewan Dunia (Pengadilan Internasional)," pungkasnya.
(nug)