SFC dihantui rekor buruk di kandang Macan

Rabu, 24 Juli 2013 - 17:24 WIB
SFC dihantui rekor buruk...
SFC dihantui rekor buruk di kandang Macan
A A A
Sindonews.com - Pasukan Sriwijaya FC memiliki misi yang cukup berat dalam lawatannya ke kandang Persija Jakarta. Pasalnya, Macan Kemayoran sekarang bukan tim yang sama seperti saat ditaklukkan di putaran pertama lalu ketika kedua tim bertemu di Stadion Gelora Sriwijaya, Jakabaring.

Apalagi setelah kehadiran pelatih senior Benny Dollo yang berhasil meningkatkan kembali kualitas Persija meski sebelumnya sempat terdampar di dasar klasemen. Ketika itu Sriwijaya FC berhasil menang telak 4-1 atas Persija, lewat gol yang dicetak oleh Boakay Edie Foday (3 gol) dan Hilton Moreira.

Sedangkan gol tunggal Persija dilesakkan oleh Rahmad Afandi. Akan tetapi, situasinya kini berbeda dan Pelatih Kas Hartadi harus bekerja ektrakeras untuk mencuri poin di Stadion Gelora Bung Karno dengan dukungan penuh The Jakmania.

Ponaryo Astaman dkk memiliki rekor buruk setiap bertandang ke markas Persija. Dalam 7 kali lawatan sebelumnya, SFC menelan lima kekalahan, satu kali menang dan hanya 1 kali imbang. Sementara untuk secara keseluruhan, dari 17 kali pertandingan, SFC enam kali menang, 4 kali imbang, dan 7 kali kalah.

Musim lalu, para pemain SFC harus pulang dengan wajah tertunduk lesu setelah dipermalukan dengan skor 3-0. Padahal kala itu SFC tampil dengan kekuatan terbaiknya dan baru saja memastikan diri menjadi juara ISL. Situasi inilah yang saat ini tengah diwaspadai oleh Kas Hartadi.

Arsitek asal Solo itu mengatakan, rekor masa lalu tidak bisa dijadikan landasan bagi timnya saat bertandang ke markas Persija nanti. Pasalnya, segala sesuatu masih bisa terjadi asalkan seluruh pemain memiliki tekad dan motivasi yang tinggi.

"Apalagi kita hanya minus Mahyadi Panggabean saja, selebihnya seluruh pemain inti bisa dimainkan. Saya berharap Diego Michels bisa menjalankan tugasnya dengan baik dalam menjaga lini belakang," ujarnya.

Asisten Manajer SFC, Muchendi Mahzareki mengharapkan, dengan kembalinya kapten tim Ponaryo Astaman dan stopper andalan, Abdul Rahman, kekuatan lini belakang SFC bisa lebih baik lagi. Selain itu, pemberian sanksi skorsing yang diberikan oleh pelatih kepada mantan pemain Semen Padang itu dipertandingan sebelumnya bisa membuat permainan Abdul Rahman kembali pada performa terbaiknya.

“Saya harap ini juga bisa menjadi pelajaran bagi pemain lainnya, karena kita membutuhkan hasil maksimal dipertandingan nanti,"harapnya.
(aww)
Berita Terkait
Tren Olahraga Indonesia...
Tren Olahraga Indonesia Meningkat, Se’Indonesia Gandeng Dua Raksasa Super League
Abaikan Protes, Juventus...
Abaikan Protes, Juventus Ngotot di Liga Super Eropa
Jadwal Super League...
Jadwal Super League Dipastikan Tidak Berbenturan dengan Agenda Timnas Indonesia Senior
5 Pemain Timnas Naturalisasi...
5 Pemain Timnas Naturalisasi Indonesia yang Banting Setir Main di Super League
European Super League...
European Super League Demi Menyelamatkan Sepak Bola, Ini Alasan Florentino Perez
Arsenal Dukung European...
Arsenal Dukung European Super League, Arteta Kumpulkan Informasi
Berita Terkini
ASEAN Hyundai Cup 2026...
ASEAN Hyundai Cup 2026 Tayang di VISION+: Simak Jadwal Pertandingan Minggu Ini!
7 jam yang lalu
Piala Dunia 2026 Sukses...
Piala Dunia 2026 Sukses Digelar, Presiden FIFA Gianni Infantino Dapat Tawaran Jabatan dari Trump
8 jam yang lalu
John Herdman Pede Timnas...
John Herdman Pede Timnas Indonesia Mampu Bersaing Juarai AFF 2026
8 jam yang lalu
Profil Pau Cubarsi,...
Profil Pau Cubarsi, Pemain Muda Terbaik Piala Dunia 2026 yang Pernah Main di Solo
10 jam yang lalu
FIFA Bikin Kejutan!...
FIFA Bikin Kejutan! Leandro Paredes Tak Jadi Dikartu Merah di Final Piala Dunia 2026
13 jam yang lalu
H-3 Piala AFF 2026,...
H-3 Piala AFF 2026, Kapan Daftar Pemain Timnas Indonesia Diumumkan?
13 jam yang lalu
Infografis
10 Negara dengan Harga...
10 Negara dengan Harga Bensin Termurah di Dunia, Libya Cuma Rp427 per Liter
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved