Lumat Berankis, Djokovic semakin pede
Rabu, 28 Agustus 2013 - 14:35 WIB
Lumat Berankis, Djokovic semakin pede
A
A
A
Sindonews.com - Novak Djokovic mengaku senang bisa mengendalikan pikirannya (konsentrasinya), selama menjalani pertandingan pertama di Arthur Ashe Stadium, dini hari WIB. Petenis yang menjadi unggulan pertama itu melaju ke babak kedua usai mengalahkan Ricardas Berankis dengan skor 6-1, 6-2, dan 6-2 dalam waktu 82 menit.
"Saya sangat senang bisa mengendalikan konsentrasi dengan baik, karena pada turnamen pemanasan jelang AS Terbuka (Montreal dan Cincinnati), saya tidak begitu bermain baik. Selanjutnya, saya harus bermain lebih baik lagi hingga 10 hari ke depan dan memberikan seluruh kemampuan saya ketika turun di lapangan," terang Djokovic dilansir ATP, Rabu (28/7/2013).
Petenis Serbia itu menambahkan, jika dirinya sangat terkesan bisa memenangi laga perdana di turnamen Grand Slam keempat tahun ini. Pasalnya, kemenangan ini dapat meningkatkan kepercayaan diri di pertandingan selanjutnya.
"Tentu saja pertandingan pertama sangat mengesankan. Sekarang saya harus melanjutkan kinerja ini untuk tetap berada di jalur positif. Saya sangat berkomitmen dan menempatkan 100 persen dalam setiap persiapan yang saya lakukan. Ini mulai untuk melunasinya," tambahnya.
Bisa dibilang, petenis yang kini berusia 26 tahun tersebut sedang mencari untuk merebut gelar dari tangan Andy Murray. Djokovic sendiri diketahui pernah mengalami pil pahit ketika turun di turnamen bergengsi ini. Tahun lalu, ia terpaksa memberikan trofi juara kepada petenis Inggris tersebut usai kalah di final.
"Ini adalah Grand Slam terakhir tahun ini. Saya punya harapan yang tinggi untuk diri saya sendiri," katanya. "Tidak ada perbedaan yang saya lakukan di tahun ini, tapi jika dibandingkan beberapa tahun terakhir bahwa saya telah melakukan dengan baik. Melihat catatan yang mengesankan itu, jelas membuat saya semakin percaya diri dan optimistis bisa memenangi gelar tersebut," tutupnya.
"Saya sangat senang bisa mengendalikan konsentrasi dengan baik, karena pada turnamen pemanasan jelang AS Terbuka (Montreal dan Cincinnati), saya tidak begitu bermain baik. Selanjutnya, saya harus bermain lebih baik lagi hingga 10 hari ke depan dan memberikan seluruh kemampuan saya ketika turun di lapangan," terang Djokovic dilansir ATP, Rabu (28/7/2013).
Petenis Serbia itu menambahkan, jika dirinya sangat terkesan bisa memenangi laga perdana di turnamen Grand Slam keempat tahun ini. Pasalnya, kemenangan ini dapat meningkatkan kepercayaan diri di pertandingan selanjutnya.
"Tentu saja pertandingan pertama sangat mengesankan. Sekarang saya harus melanjutkan kinerja ini untuk tetap berada di jalur positif. Saya sangat berkomitmen dan menempatkan 100 persen dalam setiap persiapan yang saya lakukan. Ini mulai untuk melunasinya," tambahnya.
Bisa dibilang, petenis yang kini berusia 26 tahun tersebut sedang mencari untuk merebut gelar dari tangan Andy Murray. Djokovic sendiri diketahui pernah mengalami pil pahit ketika turun di turnamen bergengsi ini. Tahun lalu, ia terpaksa memberikan trofi juara kepada petenis Inggris tersebut usai kalah di final.
"Ini adalah Grand Slam terakhir tahun ini. Saya punya harapan yang tinggi untuk diri saya sendiri," katanya. "Tidak ada perbedaan yang saya lakukan di tahun ini, tapi jika dibandingkan beberapa tahun terakhir bahwa saya telah melakukan dengan baik. Melihat catatan yang mengesankan itu, jelas membuat saya semakin percaya diri dan optimistis bisa memenangi gelar tersebut," tutupnya.
(wbs)