Domenicalli rela lepas jabatannya kepada Brawn
Sabtu, 23 November 2013 - 19:33 WIB
Domenicalli rela lepas jabatannya kepada Brawn
A
A
A
Sindonews.com - Desas-desus kepergian Ross Brawn dari tim Mercedes memang belum diketahui kepastiannya. Akan tetapi, tim Ferrari sudah mengeluarkan pernyataan resmi terkait masa depan tim principal itu.
Stefano Domenicali mengklaim rela melepaskan jabatannya dan bersedia pindah ke peran lain jika Brawn ingin mengambil posisinya sebagai tim principal Kuda Jingkrak tahun depan.
"Tentu saja. Jika saya melihat itu hal itu sebagai sebuah solusi, maka saya akan melepaskannya bahkan kalau bisa besok. Perkataan saya ini bisa dibuktikan 100 persen," kata pria asal Italia ini dilansir Planetf1, Sabtu (23/11/2013).
Alasannya Domenicalli rela melepaskan jabatannya itu, karena ia ingin melihat kesuksesan yang pernah diraih sewaktu Brawn bersama Ferrari selama satu dekade pada 1997-2006 saat masih dihuni pilot jet darat sekaliber Michael Schumacher.
"Ketertarikan saya meminta Brawn kembali, hanya untuk memastikan bahwa Ferrari mampu bangkit lagi. Karena kami seakan kehilangan motivasi ketika Red Bull mendominasi balapan ini selama empat tahun. Sehingga jika kami bisa menempatkan program dengan baik bersama dia, maka bukan tidak mungkin mimpin ini bisa diwujudkan."
"Saya mempunyai rasa hormat yang besar kepada Ross Brawn. Pertama, sebagai seorang teman dan sebagai seorang profesional. Tapi mari kita tunggu dan lihat keputusan apa yang akan dipilihnya," imbuh Domenicalli.
Stefano Domenicali mengklaim rela melepaskan jabatannya dan bersedia pindah ke peran lain jika Brawn ingin mengambil posisinya sebagai tim principal Kuda Jingkrak tahun depan.
"Tentu saja. Jika saya melihat itu hal itu sebagai sebuah solusi, maka saya akan melepaskannya bahkan kalau bisa besok. Perkataan saya ini bisa dibuktikan 100 persen," kata pria asal Italia ini dilansir Planetf1, Sabtu (23/11/2013).
Alasannya Domenicalli rela melepaskan jabatannya itu, karena ia ingin melihat kesuksesan yang pernah diraih sewaktu Brawn bersama Ferrari selama satu dekade pada 1997-2006 saat masih dihuni pilot jet darat sekaliber Michael Schumacher.
"Ketertarikan saya meminta Brawn kembali, hanya untuk memastikan bahwa Ferrari mampu bangkit lagi. Karena kami seakan kehilangan motivasi ketika Red Bull mendominasi balapan ini selama empat tahun. Sehingga jika kami bisa menempatkan program dengan baik bersama dia, maka bukan tidak mungkin mimpin ini bisa diwujudkan."
"Saya mempunyai rasa hormat yang besar kepada Ross Brawn. Pertama, sebagai seorang teman dan sebagai seorang profesional. Tapi mari kita tunggu dan lihat keputusan apa yang akan dipilihnya," imbuh Domenicalli.
(wbs)