Bos Ferrari: Tak punya uang main basket saja

Kamis, 26 Desember 2013 - 14:40 WIB
Bos Ferrari: Tak punya...
Bos Ferrari: Tak punya uang main basket saja
A A A
Sindonews.com - Musim 2014 Formula 1 sepertinya harus benar-benar disiapkan lebih matang, pasalanya baru saja mengenai regulasi double points di Grand Final yang akan diterapkan pada musim 2014 nanti mengundang reaksi keras CEO F1 Bernie Ecclestone. Kini giliran Tim Ferrari dibuat geram oleh rencana tes simulator F1 yang bertujuan memangkas biaya oprasional.

Presiden Ferrari, Luca di Montezemolo, menyebut simulator Formula 1 sebagai lelucon karena menganggap testing di trek lebih penting. Saat ini, Formula 1 melarang adanya testing selama musim dingin karena adanya pemberlakukan tes dalam musim berjalan.

Tim lantas harus bersandar pada teknologi simulator yang kompleks untuk mendapatkan data riset untuk tahun depan. Montezemolo mengecam keras regulasi ini dan mendesak pemikiran ulang mengenai penggunaan simulator. Karena menurutnya, testing di trek akan lebih baik dan murah.

" Ini adalah lelucon. Kami dipaksa untuk berinvestasi sangat besar pada mesin buruk ini, tiruan, dibanding dengan tes di sini (Fiorano) dan Mugello," ujar di Montezemolo seperti dilansir Crashnett, Kamis (26/12).

" Kalau seseorang tidak punya uang untuk melakukan tes, lebih baik balap di GP2, go kart atau malah main basket saja. Saya ingin melakukan testing pertama-tama untuk memberi pembalap kesempatan mengemudi mobil dan mendapatkan pengalamannya," lanjutnya.

Tak hanya Luca, pemilik tim Caterham Formula 1, Tony Fernandes mengatakan bahwa Formula 1 saat ini berada dalam krisis biaya. Menurut cukong dari Malaysia tersebut, olahraga ini merupakan olahraga paling glamour di planet ini, namun dibelakang layar, manajemen tim harus bekerja keras untuk membayar tagihan.

"Saya tidak ingin hanya menghabiskan waktu pada masalah ini saja, karena perusahaan harus mengambil waktu yang lama untuk menyelesaikan masalah finansial, meskipun banyak yang berbicara bahwa ada segelintir orang yang sudah mendapatkan bayaran,"

Musim depan, jumlah balapan akan lebih banyak. Hal ini juga yang membuat pusing tim asal Malaysia tersebut dalam hal pendanaan.
(wbs)
Berita Terkait
Hasil Buruk Pengaruhi...
Hasil Buruk Pengaruhi Mental Stroll di Ajang Formula 1
Penonton Bisa Hadir...
Penonton Bisa Hadir di GP Portugal
Akhir Pahit Pengabdian...
Akhir Pahit Pengabdian Grosjean di Haas
F1 Batalkan Seluruh...
F1 Batalkan Seluruh Race di Luar Eropa, Publik Brasil Kecewa
Perebutan Juara Dunia...
Perebutan Juara Dunia Formula 1 Masih Tetap Panas
Teka-Teki Tandem Verstappen...
Teka-Teki Tandem Verstappen di Tim Red Bull Racing
Berita Terkini
FIFA Bikin Kejutan!...
FIFA Bikin Kejutan! Leandro Paredes Tak Jadi Dikartu Merah di Final Piala Dunia 2026
1 jam yang lalu
H-3 Piala AFF 2026,...
H-3 Piala AFF 2026, Kapan Daftar Pemain Timnas Indonesia Diumumkan?
1 jam yang lalu
Gavi Akhirnya Buka Mulut...
Gavi Akhirnya Buka Mulut setelah Dibanting Paredes di Final Piala Dunia 2026
4 jam yang lalu
DBL Indonesia Lepas...
DBL Indonesia Lepas Tim ke Amerika Serikat, Musim 2026-2027 Digelar di 31 Kota
4 jam yang lalu
Lamine Yamal Ungkap...
Lamine Yamal Ungkap Pesan Messi saat Berpelukan di Final Piala Dunia 2026
6 jam yang lalu
Timnas Argentina Pulang...
Timnas Argentina Pulang Tanpa Trofi Disambut Bak Juara, Bagaimana Masa Depan Lionel Messi?
17 jam yang lalu
Infografis
Gara-gara Mbappe, PSG...
Gara-gara Mbappe, PSG Terancam Tak Bisa Main di Liga Champions
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved