Cedera menunda aksi mereka
Minggu, 02 Maret 2014 - 16:05 WIB
Cedera menunda aksi mereka
A
A
A
Sindonews.com --Hingga separuh putaran pertama Indonesia Super League (ISL), hampir semua pemain yang mewarnai bursa transfer pra musim lalu telah menunjukkan kemampuannya. Khusus pemain lokal, rata-rata semua di klub-klub Jawa Timur cukup nyaman di tim barunya.
Namun ada dua nama yang hingga sekarang sama sekali belum terlihat sepak terjangnya di ISL. Padahal rekrutmen dua pemain ini cukup menyita perhatian publik sepak bola Jawa Timur, yakni Nopendi (Persepam Madura United) dan Arif Suyono (Arema Cronus).
Keduanya didatangkan dengan status pemain bintang. Nopendi susah payah direkrut dari Persiba Bantul, sedangkan Arema Cronus membujuk Arif Suyono agar meninggalkan Mitra Kukar. Sayang aksi mereka di lapangan tersendat di awal musim.
Nopendi harus menunda debutnya di ISL bersama Persepam karena cedera lutut yang tak kunjung pulih. Malah dia harus menjalani operasi di Jakarta dan belum ada keputusan akurat dari pelatih Daniel Roekito kapan dia bisa bermain untuk Sape Kerap.
"Tampaknya cedera lututnya cukup serius sehingga harus dioperasi. Saya sendiri tidak tahu kapan Nopendi pulih, tapi pastinya butuh waktu minimal dua bulan. Semua elemen di tim memberikan supporter kepada dia agar secepatnya pulih," kata Daniel.
Nopendi didatangkan untuk memperkuat sisi kanan pertahanan yang biasa ditempati Denny Rumba. Problem sempat mencuat ketika Denny Rumba juga diganggu cedera walau tak begitu serius. Praktis, Daniel harus sedikit merekayasa rusuk kanan pertahanan.
Publik sepak bola Madura menyambut gembira kedatangan Nopendi yang dianggap menjadi solusi bagi pertahanan Persepam. Sayangnya pemain ini keburu dihampiri cedera sebelum membayar kepercayaan Persepam maupun supporter di Pulau Garam.
Pemain kedua yang belum menunjukkan aksinya adalah Arif Suyono. Eks penyerang sayap Mitra Kukar ini juga diganggu cedera jelang bergulirnya ISL 2014. Hingga sekarang pemain bersapa Keceng belum mendapat tempat di tim inti Singo Edan.
Kepulangan Arif ke Stadion Kanjuruhan ternyata tak seindah yang dibayangkan. Dia sempat canggung di masa pra musim dan bermain buruk di sejumlah laga. Sudah begitu, cedera menghampirinya dan membuat dia melewatkan banyak laga Arema.
Bahkan ketika sekarang sudah pulih, peluang Arif Suyono untuk menjadi pemain starter sangat sulit. Sebab pelatih Suharno memiliki setidaknya tiga striker sayap yang bermain bagus yakni Beto Goncalves, Samsul Arif dan Irsyad Maulana. Malah Dendi Santoso belakangan juga mendapat kepercayaan.
"Saya mungkin belum beruntung sejak kembali ke Malang. Sejauh ini masih terus berjuang mengembalikan permainan saya ke level terbaik. Saya optimistis akan mendapat kesempatan lebih baik," tutur Arif Suyono, pemain kelahiran Kota Batu, 29 tahun silam.
Arif Suyono pernah menjadi bintang kala berkostum Arema Indonesia pada 2003 hingga 2009. Di bawah didikan pelatih Benny Dolo waktu itu, eks pemain Persema Malang dan Persikoba Batu ini sempat memperkuat tim nasional (Timnas). Momen terbaiknya adalah saat Piala AFF 2010.
Namun ada dua nama yang hingga sekarang sama sekali belum terlihat sepak terjangnya di ISL. Padahal rekrutmen dua pemain ini cukup menyita perhatian publik sepak bola Jawa Timur, yakni Nopendi (Persepam Madura United) dan Arif Suyono (Arema Cronus).
Keduanya didatangkan dengan status pemain bintang. Nopendi susah payah direkrut dari Persiba Bantul, sedangkan Arema Cronus membujuk Arif Suyono agar meninggalkan Mitra Kukar. Sayang aksi mereka di lapangan tersendat di awal musim.
Nopendi harus menunda debutnya di ISL bersama Persepam karena cedera lutut yang tak kunjung pulih. Malah dia harus menjalani operasi di Jakarta dan belum ada keputusan akurat dari pelatih Daniel Roekito kapan dia bisa bermain untuk Sape Kerap.
"Tampaknya cedera lututnya cukup serius sehingga harus dioperasi. Saya sendiri tidak tahu kapan Nopendi pulih, tapi pastinya butuh waktu minimal dua bulan. Semua elemen di tim memberikan supporter kepada dia agar secepatnya pulih," kata Daniel.
Nopendi didatangkan untuk memperkuat sisi kanan pertahanan yang biasa ditempati Denny Rumba. Problem sempat mencuat ketika Denny Rumba juga diganggu cedera walau tak begitu serius. Praktis, Daniel harus sedikit merekayasa rusuk kanan pertahanan.
Publik sepak bola Madura menyambut gembira kedatangan Nopendi yang dianggap menjadi solusi bagi pertahanan Persepam. Sayangnya pemain ini keburu dihampiri cedera sebelum membayar kepercayaan Persepam maupun supporter di Pulau Garam.
Pemain kedua yang belum menunjukkan aksinya adalah Arif Suyono. Eks penyerang sayap Mitra Kukar ini juga diganggu cedera jelang bergulirnya ISL 2014. Hingga sekarang pemain bersapa Keceng belum mendapat tempat di tim inti Singo Edan.
Kepulangan Arif ke Stadion Kanjuruhan ternyata tak seindah yang dibayangkan. Dia sempat canggung di masa pra musim dan bermain buruk di sejumlah laga. Sudah begitu, cedera menghampirinya dan membuat dia melewatkan banyak laga Arema.
Bahkan ketika sekarang sudah pulih, peluang Arif Suyono untuk menjadi pemain starter sangat sulit. Sebab pelatih Suharno memiliki setidaknya tiga striker sayap yang bermain bagus yakni Beto Goncalves, Samsul Arif dan Irsyad Maulana. Malah Dendi Santoso belakangan juga mendapat kepercayaan.
"Saya mungkin belum beruntung sejak kembali ke Malang. Sejauh ini masih terus berjuang mengembalikan permainan saya ke level terbaik. Saya optimistis akan mendapat kesempatan lebih baik," tutur Arif Suyono, pemain kelahiran Kota Batu, 29 tahun silam.
Arif Suyono pernah menjadi bintang kala berkostum Arema Indonesia pada 2003 hingga 2009. Di bawah didikan pelatih Benny Dolo waktu itu, eks pemain Persema Malang dan Persikoba Batu ini sempat memperkuat tim nasional (Timnas). Momen terbaiknya adalah saat Piala AFF 2010.
(wbs)