Juara dicabut, Ricciardo tetap tersenyum
Selasa, 18 Maret 2014 - 21:18 WIB
Juara dicabut, Ricciardo tetap tersenyum
A
A
A
Sindonews.com - Pembalap Red Bull, Daniel Ricciardo tetap tersenyum setelah FIA mengumumkan bila dirinya dikeluarkan dari balapan setelah hanya beberapa jam naik podium Formula 1 sebagai juara kedua di GP Australia. Meski menerima dengan lapang dada keputusan FIA membatalkan kemenangan perdananya, namun Ricciardo tetap tidak senang dengan keputusan kontroversial tersebut.
Seperti dilansir Sky Sports, Selasa (18/3) FIA menjelaskan ada suatu kewajiban bagi tim Red Bull untuk memastikan bila mereka mengikuti peraturan teknik yang sudah ditetapkan. Seperti diketahui Red Bul dinilai melanggar aturan batas maksimal aliran bahan bakar yakni 100 kilogram/jam, saat balapan. Kejadian ini berawal dari keputusan Red Bull memakai sensor sendiri untuk bahan bakar mereka dengan alasan yang digunakan FIA rusak.
Tapi pihak pengawas balapan menegaskan apapun alasannya, tidak diperbolehkan memakai alat pengukur bahan bakar tanpa ijin dari FIA. Menanggapi masalah ini Ricciardo mengaku tetap menerima keputusan akhirnya. "Saya berdiri di sana dan itu perasaan yang hebat. Tapi saya tidak senang dengan hasilnya, namun ini bagian dari dunia balap," terang Ricciardo.
Akibat dari keputusan FIA, Kevin Magnussen yang finis ketiga ke posisi dua menggeser Ricciardo. Rekan satu tim Magnussen di McLaren, Jenson Button, naik ke urutan tiga. Sementara itu Red Bull dikabarkan tengah mempertimbangkan keputusan banding atas keputusan FIA tersebut.
Seperti dilansir Sky Sports, Selasa (18/3) FIA menjelaskan ada suatu kewajiban bagi tim Red Bull untuk memastikan bila mereka mengikuti peraturan teknik yang sudah ditetapkan. Seperti diketahui Red Bul dinilai melanggar aturan batas maksimal aliran bahan bakar yakni 100 kilogram/jam, saat balapan. Kejadian ini berawal dari keputusan Red Bull memakai sensor sendiri untuk bahan bakar mereka dengan alasan yang digunakan FIA rusak.
Tapi pihak pengawas balapan menegaskan apapun alasannya, tidak diperbolehkan memakai alat pengukur bahan bakar tanpa ijin dari FIA. Menanggapi masalah ini Ricciardo mengaku tetap menerima keputusan akhirnya. "Saya berdiri di sana dan itu perasaan yang hebat. Tapi saya tidak senang dengan hasilnya, namun ini bagian dari dunia balap," terang Ricciardo.
Akibat dari keputusan FIA, Kevin Magnussen yang finis ketiga ke posisi dua menggeser Ricciardo. Rekan satu tim Magnussen di McLaren, Jenson Button, naik ke urutan tiga. Sementara itu Red Bull dikabarkan tengah mempertimbangkan keputusan banding atas keputusan FIA tersebut.
(akr)