Periode sibuk hadang Arema bulan depan
Rabu, 26 Maret 2014 - 20:42 WIB
Periode sibuk hadang Arema bulan depan
A
A
A
Sindonews.com - Setelah cukup santai pada Maret karena hanya melakoni AFC Cup tanpa pertandingan Indonesia Super League (ISL), Arema bakal disambut episode yang relatif rumit. Pada April mendatang, skuad berjuluk Singo Edan bakal menghadapi ujian yang tidak ringan. Selain menjalani tiga pertandingan AFC Cup sekaligus, Arema juga harus menatap pertarungan sengit.
Diawali pada 1 April, Arema kedatangan tamu Maziya S&RC di Stadion Kanjuruhan. Ini adalah pertandingan keempat fase grup AFC Cup. Selepas laga ini Arema lebih bisa bersantai. Ujian sebenarnya justru datang di pertengahan April. Pada 13 April, Arema harus melakukan pertandingan away ke markas Persib Bandung.
Sebenarnya pihak Arema mengajukan perubahan jadwal kontra Persib agar tidak berdekatan dengan laga kontra Selangor FA. Namun permintaan itu ditolak PT Liga Indonesia. Hanya berselang dua hari, tepatnya 16 April, tim asuhan Suharno menghadapi Selangor FA di Malang. Setelah menghadapi dua kekuatan tangguh, pada 19 April giliran Pelita Bandung Raya (PBR) yang mencicipi kekuatan Singo Edan.
Laga ini sejatinya digelar 17 April, namun diubah ke 19 April karena hampir berbarengan dengan laga lawan Selangor. Selesai? Belum. Setelah berjibaku dengan PBR, keesokan harinya Arema dipaksa berangkat ke Vietnam untuk persiapan laga kontra Hanoi T&T di laga terakhir Grup F AFC Cup. Perjalanan pada bulan depan ditutup laga away kontra Semen Padang pada 29 April.
Arema harus memikirkan antara lolos ke fase knock out AFC Cup sekaligus tak goyah di ISL. Siapkah Arema dengan jadwal sekeras itu? “Kami harus siap. Makanya dari sekarang sudah dipersiapkan, termasuk ujicoba maupun rencana pemusatan latihan. April memang akan menjadi fase berat tapi saya optimistis bisa menghadapinya. Semoga kondisi tim juga tetap bagus,” harap Suharno, Rabu (26/3).
Diawali pada 1 April, Arema kedatangan tamu Maziya S&RC di Stadion Kanjuruhan. Ini adalah pertandingan keempat fase grup AFC Cup. Selepas laga ini Arema lebih bisa bersantai. Ujian sebenarnya justru datang di pertengahan April. Pada 13 April, Arema harus melakukan pertandingan away ke markas Persib Bandung.
Sebenarnya pihak Arema mengajukan perubahan jadwal kontra Persib agar tidak berdekatan dengan laga kontra Selangor FA. Namun permintaan itu ditolak PT Liga Indonesia. Hanya berselang dua hari, tepatnya 16 April, tim asuhan Suharno menghadapi Selangor FA di Malang. Setelah menghadapi dua kekuatan tangguh, pada 19 April giliran Pelita Bandung Raya (PBR) yang mencicipi kekuatan Singo Edan.
Laga ini sejatinya digelar 17 April, namun diubah ke 19 April karena hampir berbarengan dengan laga lawan Selangor. Selesai? Belum. Setelah berjibaku dengan PBR, keesokan harinya Arema dipaksa berangkat ke Vietnam untuk persiapan laga kontra Hanoi T&T di laga terakhir Grup F AFC Cup. Perjalanan pada bulan depan ditutup laga away kontra Semen Padang pada 29 April.
Arema harus memikirkan antara lolos ke fase knock out AFC Cup sekaligus tak goyah di ISL. Siapkah Arema dengan jadwal sekeras itu? “Kami harus siap. Makanya dari sekarang sudah dipersiapkan, termasuk ujicoba maupun rencana pemusatan latihan. April memang akan menjadi fase berat tapi saya optimistis bisa menghadapinya. Semoga kondisi tim juga tetap bagus,” harap Suharno, Rabu (26/3).
(akr)