PSSI Surabaya langgar deadline Muscablub
Kamis, 27 Maret 2014 - 12:59 WIB
PSSI Surabaya langgar deadline Muscablub
A
A
A
Sindonews.com - Deadline PSSI Jawa Timur terkait batas waktu bagi anggotanya untuk mengelar Musyawarah Cabang Luar Biasa (Muscablub) sebelum 31 Maret tak bisa ditepati PSSI Surabaya.
Buktinya, induk organisasi sepak bola tertinggi di Surabaya itu baru akan menggelar Muscab pada awal April mendatang.
''Persiapan Muscab sudah kita lakukan. Panitia juga sudah menentukan tanggal dan tempat. Tinggal kita menggelar saja,''ujar Ketua Umum PSSI Surabaya I Gede Widiade.
Rencananya, Muscablub PSSI Surabaya akan digelar antara tanggal 6-8 April atau berdekatan dengan tanggal pemilihan umum legeslatif 9 April mendatang.''Sekitar tanggal enam atau delapan April ini,''ucap pria yang juga menjabat CEO Persebaya ISL ini.
Diakui Gede, PSSI belum bisa menggelar Muscablub sesuai deadline PSSI Jatim lantaran masih ada beberapa kegiatan. Salah satunya, menggelar babak empat besar kompetisi internal PSSI Surabaya, ''Kita sesuaikan waktu dengan kegiatan di PSSI Surabaya, agar lebih efisen,''elaknya.
Sebenarnya, agenda Muscablub sendiri tidak terlalu mendesak. Sebab, agenda utamanya hanya perubahan nama dari Pengcab PSSI Surabaya menjadi Asosiasi PSSI Surabaya disesuaikan dengan statuta PSSI. PSSI Jatim sendiri sudah melakukan Musprovlub pada, 18 Januari lalu.
Dalam Musprovlub saat itu, PSSI Jatim menginstruksikan kepada 27 dari 38 pengurus cabang yang habis masa kepengurusannya pada April 2014 untuk segera menggelar musyawarah cabang. Sekaligus menyesuaikan dengan Statuta PSSI yang baru.
Sesuai statuta yang baru, musyawarah cabang untuk pembentukan pengurus baru dilaksanakan paling lambat tiga bulan sebelum masa kepengurusan berakhir. Sebab, berhubungan dengan kompetisi Liga Nusantara yang pesertanya harus mendapatkan pengesahan dari Asosiasi PSSI Kabupeten/Kota.
Pengesahan statuta harus diikuti 38 pengcab yang ada di Jatim. Nantinya, Pengprov berubah nama menjadi Asosiasi PSSI Kabupaten/Kota. Dari 38 pengcab tersebut, terdapat 11 pengcab, termasuk PSSI Surabaya yang masa kepengurusannya baru terbentuk. Sehingga mereka harus menggelar muscablub dengan agenda tunggal pengesahan statuta baru.
Sedangkan 27 pengcab lainnya, cukup menggelar muscab biasa, tetapi dengan dua agenda. Yaitu ni pemilihan ketua baru dan sekaligus pengesahan statuta untuk menjadi asosiasi kabupaten/kota. Struktur kepengurusan juga akan berubah sesuai dengan statua PSSI.
Buktinya, induk organisasi sepak bola tertinggi di Surabaya itu baru akan menggelar Muscab pada awal April mendatang.
''Persiapan Muscab sudah kita lakukan. Panitia juga sudah menentukan tanggal dan tempat. Tinggal kita menggelar saja,''ujar Ketua Umum PSSI Surabaya I Gede Widiade.
Rencananya, Muscablub PSSI Surabaya akan digelar antara tanggal 6-8 April atau berdekatan dengan tanggal pemilihan umum legeslatif 9 April mendatang.''Sekitar tanggal enam atau delapan April ini,''ucap pria yang juga menjabat CEO Persebaya ISL ini.
Diakui Gede, PSSI belum bisa menggelar Muscablub sesuai deadline PSSI Jatim lantaran masih ada beberapa kegiatan. Salah satunya, menggelar babak empat besar kompetisi internal PSSI Surabaya, ''Kita sesuaikan waktu dengan kegiatan di PSSI Surabaya, agar lebih efisen,''elaknya.
Sebenarnya, agenda Muscablub sendiri tidak terlalu mendesak. Sebab, agenda utamanya hanya perubahan nama dari Pengcab PSSI Surabaya menjadi Asosiasi PSSI Surabaya disesuaikan dengan statuta PSSI. PSSI Jatim sendiri sudah melakukan Musprovlub pada, 18 Januari lalu.
Dalam Musprovlub saat itu, PSSI Jatim menginstruksikan kepada 27 dari 38 pengurus cabang yang habis masa kepengurusannya pada April 2014 untuk segera menggelar musyawarah cabang. Sekaligus menyesuaikan dengan Statuta PSSI yang baru.
Sesuai statuta yang baru, musyawarah cabang untuk pembentukan pengurus baru dilaksanakan paling lambat tiga bulan sebelum masa kepengurusan berakhir. Sebab, berhubungan dengan kompetisi Liga Nusantara yang pesertanya harus mendapatkan pengesahan dari Asosiasi PSSI Kabupeten/Kota.
Pengesahan statuta harus diikuti 38 pengcab yang ada di Jatim. Nantinya, Pengprov berubah nama menjadi Asosiasi PSSI Kabupaten/Kota. Dari 38 pengcab tersebut, terdapat 11 pengcab, termasuk PSSI Surabaya yang masa kepengurusannya baru terbentuk. Sehingga mereka harus menggelar muscablub dengan agenda tunggal pengesahan statuta baru.
Sedangkan 27 pengcab lainnya, cukup menggelar muscab biasa, tetapi dengan dua agenda. Yaitu ni pemilihan ketua baru dan sekaligus pengesahan statuta untuk menjadi asosiasi kabupaten/kota. Struktur kepengurusan juga akan berubah sesuai dengan statua PSSI.
(aww)