Sanksi Tak Jegal Tes Medis Suarez di Barcelona
Jum'at, 04 Juli 2014 - 08:50 WIB
Sanksi Tak Jegal Tes Medis Suarez di Barcelona
A
A
A
BARCELONA - Otoritas sepak bola tertinggi dunia, FIFA menyatakan, tes medis untuk kepindahan striker Liverpool, Luis Suarez ke Barcelona bisa tetap dilakukan meski sang striker tengah dalam masa hukuman FIFA.
Seperti diketahui, Suarez dijatuhi hukuman larangan empat kali main di pertandingan internasional dan tidak boleh mengikuti kegiatan berbau sepak bola hingga empat bulan kedepan. Ini berarti, striker berjuluk El Pistolero itu baru akan bermain pada akhir Oktober nanti. Suarez juga didenda 66 ribu poundsterling (sekitar Rp 1,367 miliar).
Hukuman itu dijatuhkan setelah Suarez menggigit bek Italia, Giorgio Chiellini saat ia membela timnas Uruguay melawan timnas Italia di partai terakhir Grup D Piala Dunia 2014.
Hukuman tersebut juga berdampak kepada nasib Suarez di Liverpool. Banyak orang meminta The Reds, julukan Liverpool, menjual strikernya tersebut lantaran kerap kali bertindak indisipliner. Dan, Barcelona disebut-sebut sebagai kandidat kuat klub Suarez berikutnya.
"Pemain tidak bisa beraktivitas apapun terkait sepak bola. Namun tes medis untuk transfer, ya. Sanksi tak terkait hak transfer," kata Kepala Komite Disiplin FIFA, Caludio Sulser di talksport, Jumat (4/7).
Sulser menambahkan, dampak dari hukuman tersebut memang tak terelakkan bagi Liverpool. Menurutnya, itu sudah menjadi resiko Liverpool selaku pemilik Suarez.
"Saya setuju dengan Anda, ini masalah bagi Liverpool. Tetapi sanksi ada dalam peraturan disiplin," tutupnya.
Seperti diketahui, Suarez dijatuhi hukuman larangan empat kali main di pertandingan internasional dan tidak boleh mengikuti kegiatan berbau sepak bola hingga empat bulan kedepan. Ini berarti, striker berjuluk El Pistolero itu baru akan bermain pada akhir Oktober nanti. Suarez juga didenda 66 ribu poundsterling (sekitar Rp 1,367 miliar).
Hukuman itu dijatuhkan setelah Suarez menggigit bek Italia, Giorgio Chiellini saat ia membela timnas Uruguay melawan timnas Italia di partai terakhir Grup D Piala Dunia 2014.
Hukuman tersebut juga berdampak kepada nasib Suarez di Liverpool. Banyak orang meminta The Reds, julukan Liverpool, menjual strikernya tersebut lantaran kerap kali bertindak indisipliner. Dan, Barcelona disebut-sebut sebagai kandidat kuat klub Suarez berikutnya.
"Pemain tidak bisa beraktivitas apapun terkait sepak bola. Namun tes medis untuk transfer, ya. Sanksi tak terkait hak transfer," kata Kepala Komite Disiplin FIFA, Caludio Sulser di talksport, Jumat (4/7).
Sulser menambahkan, dampak dari hukuman tersebut memang tak terelakkan bagi Liverpool. Menurutnya, itu sudah menjadi resiko Liverpool selaku pemilik Suarez.
"Saya setuju dengan Anda, ini masalah bagi Liverpool. Tetapi sanksi ada dalam peraturan disiplin," tutupnya.
(nug)