Murray Rajut Mimpi Indah di AS Terbuka
Minggu, 24 Agustus 2014 - 15:21 WIB
Murray Rajut Mimpi Indah di AS Terbuka
A
A
A
NEW YORK - Mimpi indah tengah dirajut Andy Murray di AS Terbuka. Sejak menjadi juara Wimbledon 2013, Murray sampai saat ini belum pernah lagi merasakan mengangkat trofi. Karenanya, petenis Inggris itu berambisi memutus masa paceklik gelarnya seperti yang pernah dialaminya pada 2012 lalu.
Untuk itu, Murray bekerja keras. Semua kekurangannya selama ini terus dievaluasi terutama soal mental. "Saya sekarang merasa dalam kondisi baik. Saya dalam sepekan ini mendapatkan porsi latihan yang bagus. Saya benar-benar menikmati kerja keras ini," tutur Murray dilansir reuters, Minggu (24/8).
Murray memang pernah merasakan dielukan pendukungnya saat dinobatkan menjadi juara AS Terbuka 2012 lalu. Saat itu, Murray berhasil mengalahkan Novak Djokovic dengan skor 7-6 (12-10), 7-5, 2-6, 3-6, 6-2 dalam durasi empat jam 54 menit di Stadion Arthur Ashe.
Prestasi Murray pasang surut di seri grand slam ini. Dan, tahun ini belum ada satu pun trofi grand slam yang menghiasi lemari pajangan di rumahnya. Tapi dengan bekerja keras bersama pelatih barunya, Amelie Mauresmo, petenis Inggris Raya itu begitu yakin dengan penampilannya di AS Terbuka kali ini.
Soal cedera yang sempat menganggu penampilan pun sudah tidak dirasakannya. "Secara fisik saya sudah lebih baik. Bahkan persiapan kali ini lebih baik dibandingkan dengan grand slam lainnya. Saya terus berlatih keras sejak hasil buruk di Miami. Berlatih keras dan saya benar-benar sudah siap merajut mimpi indah itu."
Ia pun turnamen pemanasan yang diikutinya berguna sekali memulihkan kepercayaan dirinya. Di Toronto, Murray gagal meraih juara setelah hanya sampai babak perempat final Piala Rogers.
Hal yang sama juga dialami saat turun di Cincinnati Terbuka. "Saya bermain baik dalam beberapa pekan ini. Anda tahu, saya memang kalah dari petenis yang akhirnya menjadi juara. Tapi saya senang dengan semua itu."
Di AS Terbuka ini, Murray diunggulkan di posisi kedelapan. Jika dilihat dari daftar undian, peluang Murray untuk kembali bertemu Tsonga sangat terbuka. Kalau ia bisa memenangkan laga tersebut, di semifinal Murray mempunyai kesempatan bentrok dengan Djokovic.
Untuk itu, Murray bekerja keras. Semua kekurangannya selama ini terus dievaluasi terutama soal mental. "Saya sekarang merasa dalam kondisi baik. Saya dalam sepekan ini mendapatkan porsi latihan yang bagus. Saya benar-benar menikmati kerja keras ini," tutur Murray dilansir reuters, Minggu (24/8).
Murray memang pernah merasakan dielukan pendukungnya saat dinobatkan menjadi juara AS Terbuka 2012 lalu. Saat itu, Murray berhasil mengalahkan Novak Djokovic dengan skor 7-6 (12-10), 7-5, 2-6, 3-6, 6-2 dalam durasi empat jam 54 menit di Stadion Arthur Ashe.
Prestasi Murray pasang surut di seri grand slam ini. Dan, tahun ini belum ada satu pun trofi grand slam yang menghiasi lemari pajangan di rumahnya. Tapi dengan bekerja keras bersama pelatih barunya, Amelie Mauresmo, petenis Inggris Raya itu begitu yakin dengan penampilannya di AS Terbuka kali ini.
Soal cedera yang sempat menganggu penampilan pun sudah tidak dirasakannya. "Secara fisik saya sudah lebih baik. Bahkan persiapan kali ini lebih baik dibandingkan dengan grand slam lainnya. Saya terus berlatih keras sejak hasil buruk di Miami. Berlatih keras dan saya benar-benar sudah siap merajut mimpi indah itu."
Ia pun turnamen pemanasan yang diikutinya berguna sekali memulihkan kepercayaan dirinya. Di Toronto, Murray gagal meraih juara setelah hanya sampai babak perempat final Piala Rogers.
Hal yang sama juga dialami saat turun di Cincinnati Terbuka. "Saya bermain baik dalam beberapa pekan ini. Anda tahu, saya memang kalah dari petenis yang akhirnya menjadi juara. Tapi saya senang dengan semua itu."
Di AS Terbuka ini, Murray diunggulkan di posisi kedelapan. Jika dilihat dari daftar undian, peluang Murray untuk kembali bertemu Tsonga sangat terbuka. Kalau ia bisa memenangkan laga tersebut, di semifinal Murray mempunyai kesempatan bentrok dengan Djokovic.
(bbk)