USTA Dinilai Gagal Lahirkan Petenis Pria

Jum'at, 05 September 2014 - 05:26 WIB
USTA Dinilai Gagal Lahirkan...
USTA Dinilai Gagal Lahirkan Petenis Pria
A A A
NEW YORK - Petenis pria Amerika Serikat mulai mendapatkan sorotan ketika tidak ada satu pun wakil tuan rumah yang berhasil menembus babak keempat AS Terbuka 2014. Apakah ini terkait mundurnya Patrick McEnroe sebagai kepala pengembangan bakat Negeri Paman Sam ?

Mungkin Sam Querrey adalah salah satu peserta dari tuan rumah yang terpaksa angkat kaki dari ajang bergengsi tahun ini. Petenis AS harus tumbang di tangan Novak Djokovic di babak ketiga dengan tiga set langsung 6-3, 6-2, 6-2.

Ini merupakan tahun kedua secara berturut-turut, di mana tidak ada satu wakil AS yang berhasil merebut tiket di babak keempat. Dan ini, kedua kalinya dalam sejarah bahwa tidak ada satu pun pemain tuan rumah di babak tersebut. Banyak yang mempertanyakan kegagalan ini, apakah McEnroe memiliki pengaruh dalam pengembangan bakat pemain di sana.

Pasalnya, sejauh ini hanya Andy Roddick yang berhasil mengangkat trofi di depan pendukungnya pada 2003 lalu. Sehingga jelas, sejak pengunduran diri McEnroe sebagai kepala pengembangan bakat pemain AS pada 3 September pada 2012, prestasi olahraga tenis di sana mulai menurun.

Menanggapi hal itu, mantan petenis AS, Justin Gimelstob mengatakan tidak ada yang harus disalahkan dari Asosiasi Tenis Amerika Serikat (USTA). Karena, tambah dia, badan yang menaungi olahraga ini tidak bisa sepenuhnya menciptakan seorang pemain menjadi juara di AS Terbuka.

"Saya masih merasa USTA sudah sukses melahirkan pemain, meskipun dalam kurun waktu yang lama belum ada juara dari tuan rumah. Saya tidak percaya bahwa sistem yang diterapkan dapat menciptakan bintang. Sehingga kita tidak bisa menyalahkan mereka kerena dinilai gagal menciptakan pemain menjadi juara di AS Terbuka," kata Gimelstob, yang juga menjabat sebagai anggota dewan di tur ATP seperti dikutip TIME, Jumat (5/9).

"Sekarang situasinya sudah berbalik dan saya menyadari hal itu. Tapi yang perlu Anda ketahui bahwa kami masih memiliki sumber daya yang bagus, meskipun pemandangan olahraga ini telah berubah dengan pesat. Kami telah berada di atas begitu lama, sekarang kita hanya harus melawan lima kali lebih keras untuk mendapatkannya kembali."
(akr)
Berita Terkait
AS Terbuka 2021; Daniil...
AS Terbuka 2021; Daniil Medvedev Ingin Novak Djokovic Ikuti Jejaknya ke Final
AS Terbuka; Kalahkan...
AS Terbuka; Kalahkan Leylah Fernandez di Final, Emma Raducanu: Dia Bermain Luar Biasa
Tembus Final AS Terbuka...
Tembus Final AS Terbuka 2021, Jawaban Leylah Fernandez Atas Guru yang Meragukan Kemampuannya
Dua Final Grand Slam...
Dua Final Grand Slam dalam 4 Bulan, Casper Ruud: Seperti Tidak Nyata
Serena Williams Pensiun,...
Serena Williams Pensiun, LeBron James hingga Michelle Obama Beri Penghormatan
AS Terbuka 2021; Melaju...
AS Terbuka 2021; Melaju ke putaran Ketiga, Novak Djokovic Puji Penonton
Berita Terkini
Jonatan Christie Tak...
Jonatan Christie Tak Mau Terbebani Ekspektasi di Final Indonesia Open 2026
2 jam yang lalu
Iran Tuduh AS Bermain...
Iran Tuduh AS Bermain Politik Jelang Piala Dunia 2026, Sejumlah Pejabat Tim Belum Kantongi Visa
2 jam yang lalu
Lolos Final Indonesia...
Lolos Final Indonesia Open 2026, Raymond/Joaquin Apresiasi Dukungan Badminton Lovers
2 jam yang lalu
Argentina Gusur Spanyol...
Argentina Gusur Spanyol di Puncak Ranking FIFA, Indonesia Meroket 4 Tingkat
6 jam yang lalu
Shin Tae-yong Jadi Pelatih...
Shin Tae-yong Jadi Pelatih Baru Persija?
7 jam yang lalu
Jadwal Final Indonesia...
Jadwal Final Indonesia Open 2026: Jonatan Christie dan Raymond/Joaquin Bidik Gelar Perdana
7 jam yang lalu
Infografis
15 PTN Masih Buka Jalur...
15 PTN Masih Buka Jalur Mandiri 2025, Kesempatan Kedua yang Gagal SNBT
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved