Mercedes Ancam Rombak Duet Hamilton-Rosberg
Sabtu, 06 September 2014 - 01:10 WIB
Mercedes Ancam Rombak Duet Hamilton-Rosberg
A
A
A
MONZA - Tim Mercedes mengancam bakal melakukan perombakan dalam susunan pembalap dengan mendepak salah satunya, apabila Lewis Hamilton atau Nico Rosberg tidak bisa bersaing secara sehat. Ultimatum ini dikatakan oleh tim bos tim Formula 1 Mercedes, Toto Wolff setelah kedua pembalap bertabrakan di Sirkuit de Spa-Francorchamps dalam ajang Grand Prix Belgia.
“Kami harus mengambil sejumlah keputusan dan menerima berbagai konsekuensi karena memiliki susunan tim yang berbeda. Jika kami tidak mampu mengurus keduanya untuk mengikuti semangat Mercedes-Benz, kami harus mengakuinya,” kata Wolff seperti dilansir BBC, Sabtu (6/9).
Mercedes sudah memberikan sanksi disipliner terhadap Rosberg atas insiden di Grand Prix Belgia pada 24 Agustus lalu. Insiden antara Hamilton dan Rosberg terjadi pada putaran kedua di Sirkuit de Spa-Francorchamps. Rosberg dinilai sengaja menabrak Hamilton setelah sayap kanan depan mobilnya membuat ban belakang sebelah kiri mobil Hamilton pecah.
Hamilton sendiri saat itu tengah tengah memimpin lomba dan Rosberg berada persis di belakangnya. Akibat kejadian tersebut, Hamilton tercecer di urutan belakang dan akhirnya memutuskan mengakhiri lomba. Sedangkan Rosberg hanya bisa menjadi runner-up.
"Ketika Anda memimpin sebuah tim, penting untuk menjaganya tetap seimbang. Saya ingin hanya tim kami yang tahu jenis hukuman apa yang diberikan (kepada Rosberg) karena tidak adil bagi sang pembalap untuk mendiskusikan masalah ini di depan publik. Kami telah membuat sangat jelas bahwa skenario ini sangat tidak bisa kami terima. Kami tidak ingin hal ini terjadi lagi,” tutup Wolff.
“Kami harus mengambil sejumlah keputusan dan menerima berbagai konsekuensi karena memiliki susunan tim yang berbeda. Jika kami tidak mampu mengurus keduanya untuk mengikuti semangat Mercedes-Benz, kami harus mengakuinya,” kata Wolff seperti dilansir BBC, Sabtu (6/9).
Mercedes sudah memberikan sanksi disipliner terhadap Rosberg atas insiden di Grand Prix Belgia pada 24 Agustus lalu. Insiden antara Hamilton dan Rosberg terjadi pada putaran kedua di Sirkuit de Spa-Francorchamps. Rosberg dinilai sengaja menabrak Hamilton setelah sayap kanan depan mobilnya membuat ban belakang sebelah kiri mobil Hamilton pecah.
Hamilton sendiri saat itu tengah tengah memimpin lomba dan Rosberg berada persis di belakangnya. Akibat kejadian tersebut, Hamilton tercecer di urutan belakang dan akhirnya memutuskan mengakhiri lomba. Sedangkan Rosberg hanya bisa menjadi runner-up.
"Ketika Anda memimpin sebuah tim, penting untuk menjaganya tetap seimbang. Saya ingin hanya tim kami yang tahu jenis hukuman apa yang diberikan (kepada Rosberg) karena tidak adil bagi sang pembalap untuk mendiskusikan masalah ini di depan publik. Kami telah membuat sangat jelas bahwa skenario ini sangat tidak bisa kami terima. Kami tidak ingin hal ini terjadi lagi,” tutup Wolff.
(akr)