Penyerang Newcastle Ngaku Pernah Tolak Madrid-Barca
Selasa, 28 Oktober 2014 - 21:06 WIB
Penyerang Newcastle Ngaku Pernah Tolak Madrid-Barca
A
A
A
NEWCASTLE - Penyerang Newcastle United, Ayoze Perez mengaku pernah menolak tawaran dari dua klub raksasa asal Spanyol, Real Madrid dan Barcelona pada jendela transfer musim panas kemarin. Sebelumnya pemain 21 tahun itu didatangkan dari Tenerife dengan mahar sebesar 2 juta euro pada Juni lalu, setelah mencetak 16 gol dari 34 laga.
"Ya, memang ada minat dari Barcelona dan Real Madrid. Jujur, tawaran dari Newcastle cukup mengejutkan karena mereka tim pertama yang tertarik dan berusaha keras untuk mendapatkan saya. Kami harus mempertimbangkan pilihan berbeda dan akhirnya memutuskan pindah ke Newcastle," terang Perez dilansir Football-Espana, Selasa (28/10).
Persaingan di Liga Premier Inggris menjadi salah satu alasan yang membuat Perez merasa tertantang dan akhirnya memutuskan bela The Maqpies -julukan Newcastle-. Peluang yang lebih besar bermain di skuat utama bersama Newcastle dibandingkan bila ia memilih Madrid, juga jadi pertimbangan.
"Saya selalu mencintai Liga Premier, tapi alasan utama datang ke sini adalah klub ini sangat berharga. Saya merasa dihargai dan ini yang menjadi alasan utama saya mengambil keputusan," tandasnya.
"Ya, memang ada minat dari Barcelona dan Real Madrid. Jujur, tawaran dari Newcastle cukup mengejutkan karena mereka tim pertama yang tertarik dan berusaha keras untuk mendapatkan saya. Kami harus mempertimbangkan pilihan berbeda dan akhirnya memutuskan pindah ke Newcastle," terang Perez dilansir Football-Espana, Selasa (28/10).
Persaingan di Liga Premier Inggris menjadi salah satu alasan yang membuat Perez merasa tertantang dan akhirnya memutuskan bela The Maqpies -julukan Newcastle-. Peluang yang lebih besar bermain di skuat utama bersama Newcastle dibandingkan bila ia memilih Madrid, juga jadi pertimbangan.
"Saya selalu mencintai Liga Premier, tapi alasan utama datang ke sini adalah klub ini sangat berharga. Saya merasa dihargai dan ini yang menjadi alasan utama saya mengambil keputusan," tandasnya.
(akr)