Slemania Desak Aktor Sepak Bola Gajah Mundur

Senin, 17 November 2014 - 09:47 WIB
Slemania Desak Aktor...
Slemania Desak Aktor Sepak Bola Gajah Mundur
A A A
SLEMAN - Kelompok suporter PSS Sleman, Slemania, desak pengurus manajemen tim yang menjadi aktor sepak bola gajah mundur. Sebab, jika aktor sepak bola gajah itu tidak mundur nantinya akan berpengaruh atas keberlangsungan tim di musim depan.

Sekretaris Umum Slemania, salah satu kelompok suporter PSS, M Sanusi mengatakan, pengurus tim harus terbuka siapa aktor inteklektual dari skandal sepak bola gajah ini. Setelah menguaknya dan diketahui siapa yang salah, maka harus mundur dari skuad.

''Yang salah ini harus mundur dari tim, jangan sampai orang yang sebenarnya tidak bersalah malah rela mengundurkan diri untuk melindungi aktor intelektual yang sebenarnya,''kata dia, Minggu (16/11.

Lanjutnya, aktor yang menginstruksi para pemain melakukan bunuh diri ini, jika masih tetap bertahan di tim, maka ditakutkan bisa saja kembali terjadi kasus sepak bola gajah. Seperti diketahui, kasus sepak bola gajah terjadi ketika PSS Sleman melawan PSIS Semarang di babak delapan besar Divisi Utama beberapa waktu lalu di lapangan Akademi Angkatan Udara (AAU) Berbah, Sleman, yang diindikasikan ada match fixing (pengaturan pertandingan).

Padahal, tim kebanggaan berjuluk skuad Elang Jawa ini, mempunyai potensi masuk Indonesia Super League (ISL). Sebelumnya, desakan pengurus tim yang menginstruksikan mundur ini juga diungkapkan oleh salah satu sesepuh sepak bola Sleman, Ibnu Subiyanto, yang juga pernah menjadi ketua umum tim. Pria yang pernah juga menjabat sebagai bupati Sleman tersebut mengungkapkan, yang salah ada di manajemen itu sendiri.

Pastinya, menurut Ibnu, ada pengurus yang menginstruksikan pemainnya untuk melakukan gol bunuh diri. Persitiwa itu pun telah mencederai dunia sepak bola Sleman khususnya, dan mengkhianati para sesepuh terdahulu yang memperjuangan skuad ini untuk menjadi tim yang tangguh dan disegani oleh klub-klub daerah lain.

Hal yang sama juga diungkapkan oleh Lilik Yulianto, Plt Ketua Umum Slemania. Apalagi jika nantinya sanksi dari Komisi Disiplin (Komdis) mengusulkan ke Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) untuk mencoret PSS dari keanggotaan PSSI. Ini sangat merugikan bagi tim, suporter, serta memberikan citra buruk ke Kabupaten Sleman.''Yang dirugikan tidak hanya suporter, tapi seluruh pecinta PSS di negeri ini,''ujarnya.
(aww)
Berita Terkait
Persib Bandung Bungkam...
Persib Bandung Bungkam PSS Sleman 4-2
Persebaya Surabaya Taklukkan...
Persebaya Surabaya Taklukkan PSS Sleman 1-0
PSS Sleman Pecat Dejan...
PSS Sleman Pecat Dejan Antonic!
PSS Sleman Gagal Kalahkan...
PSS Sleman Gagal Kalahkan Persis Solo, Pelatih Tetap Puas
Persiapkan PSS Sleman,...
Persiapkan PSS Sleman, Dejan Akan Tiru Cara Klub Eropa
PSS Sleman Bertekad...
PSS Sleman Bertekad Curi Poin Penuh dari Kandang Macan Kemayoran
Berita Terkini
Sikat Ganda Korea, Fajar/Fikri...
Sikat Ganda Korea, Fajar/Fikri Juara China Open 2026
1 jam yang lalu
KONI Pusat Yakin Indonesia...
KONI Pusat Yakin Indonesia Cycling Mampu Berprestasi di Asian Games 2026
1 jam yang lalu
Golfphoria 2026: Turnamen...
Golfphoria 2026: Turnamen Golf Rasa Festival di Bali International Golf, Makin Meriah dan Siap Cetak Rekor Dunia
2 jam yang lalu
Istri Lionel Messi Pasang...
Istri Lionel Messi Pasang Badan Bela Timnas Argentina di Tengah Badai Kritik
8 jam yang lalu
Mendagri Hadiri Pembukaan...
Mendagri Hadiri Pembukaan Piala Presiden, Harap Jadi Hiburan dan Tingkatkan Ekonomi Rakyat
9 jam yang lalu
Bocor Surat Gianni Infantino...
Bocor Surat Gianni Infantino untuk Argentina usai Final Piala Dunia 2026, Isinya Bikin Heboh
13 jam yang lalu
Infografis
Trionda, Bola Robotik...
Trionda, Bola Robotik Piala Dunia 2026 yang Punya Baterai dan Sensor VAR
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved