Porsche Supercup, Kompetisi Balap Pesaing F1

Jum'at, 19 Desember 2014 - 17:43 WIB
Porsche Supercup, Kompetisi...
Porsche Supercup, Kompetisi Balap Pesaing F1
A A A
AUSTIN - Tidak salah jika selama ini Anda hanya hanya mengenal lomba balap mobil berkutat di GP1, GP 2 dan Formula 1. Pasalnya, ajang balap Porsche Supercup memang belum mendunia meski sudah digelar sejak 1993 silam.

Lomba yang menggunakan Porsche seri 911 GT3 juga mempunyai aturan berbeda dengan F1. Dengan format delapan kali balapan tiap musimnya, setiap pembalap yang berhasil menjadi pemenang di setiap seri mendapatkan 20 poin, runner up 18 dan posisi tiga 16 . Uniknya lagi, peraih pole positions di sesi kualifikasi mendapat bonus 2 poin, hal tersebut bermula sejak 2008.

Kejuaraan 2014 kali ini dimenangi pembalap Selandia Baru, Earl Bamber dan Kuba Giermaziak di posisi kedua. Jonas Krauss selaku Direktur Balapan Porsche Supercup senang jika balapannya disamakan dengan F1.

"Formula Satu, bagi kami itu adalah tempat yang bagus. Bagi kami, jelas Supercup lah tempat yang terbaik untuk tim dan sponsor kami bisa unjuk gigi. Ada hak siar yang sangat baik, sisi marketing yang baik pula. Itu sangat bagus. Bagi para pembalap, itu adalah tempat yang sangat baik karena mereka punya sponsor yang berkembang berkat F1," ucap Krauss dilansir crash, Jumat (19/12/2014).

"Jika Anda datang ke Supercup, sebagian besar Anda takkan melihat jagoan anda lagi. Kami punya Richie Stanaway tahun lalu, kemudian dia kembali ke GP3, biasanya tak seperti itu. Biasanya sebagian besar pembalap dari GP3 dan Formula 3 masuk ke Porsche," tambahnya.

Ben Barker, pembalap Inggris yang baru dua musim di Supercup menjelaskan bagaimana Porsche membantunya mengejar tujuannya sebagai pembalap. "Saya mencoba Formula Tiga di Australia setelah Formula Ford, menang dan karena itu saya punya beberapa sponsor menuju Porsche Carrera Cup Australia. Itu langkah awal saya ke Porsche dan saya ingin tinggal di sana sebab mereka menawarkan jenjang karir yang baik," ucap Baker.
(bbk)
Berita Terkait
Hasil Buruk Pengaruhi...
Hasil Buruk Pengaruhi Mental Stroll di Ajang Formula 1
Perebutan Juara Dunia...
Perebutan Juara Dunia Formula 1 Masih Tetap Panas
F1 Batalkan Seluruh...
F1 Batalkan Seluruh Race di Luar Eropa, Publik Brasil Kecewa
Penonton Bisa Hadir...
Penonton Bisa Hadir di GP Portugal
Akhir Pahit Pengabdian...
Akhir Pahit Pengabdian Grosjean di Haas
Belum Ada Keputusan,...
Belum Ada Keputusan, GP Kanada Masih Diragukan Gelar Formula One
Berita Terkini
Argentina Gusur Spanyol...
Argentina Gusur Spanyol di Puncak Ranking FIFA, Indonesia Meroket 4 Tingkat
3 jam yang lalu
Shin Tae-yong Jadi Pelatih...
Shin Tae-yong Jadi Pelatih Baru Persija?
3 jam yang lalu
Jadwal Final Indonesia...
Jadwal Final Indonesia Open 2026: Jonatan Christie dan Raymond/Joaquin Bidik Gelar Perdana
3 jam yang lalu
Marc Marquez Dominan...
Marc Marquez Dominan di Sprint Race MotoGP Hungaria, Veda Ega Start dari Baris Ketiga Moto3
4 jam yang lalu
Skuad Timnas Norwegia...
Skuad Timnas Norwegia Foto Ala Pasukan Viking Menuju Piala Dunia 2026
13 jam yang lalu
Gaung NBA Finals 2026...
Gaung NBA Finals 2026 Menghidupkan Atmosfer Basket Jakarta
13 jam yang lalu
Infografis
Penuh Drama, Max Verstappen...
Penuh Drama, Max Verstappen Menangi Balapan F1 GP Australia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved