Magis Suarez

Kamis, 26 Februari 2015 - 10:35 WIB
Magis Suarez
Magis Suarez
A A A
MANCHESTER - Tagar #therewillbehaters yang dikampanyekan salah satu sponsor sesuai untuk menggambarkan perjalanan karier Luis Suarez. Meski begitu, penyerang asal Uruguay tersebut selalu sukses membungkam mereka yang meragukannya.

Penampilan istimewa pada legpertama babak 16 besar Liga Champions melawan Manchester City (Man City) adalah salah satunya. Suarez memborong gol kemenangan 2-1 Barcelona atas tuan rumah dini hari kemarin. Tidak ada yang menduga Suarez bakal begitu bersinar. Maklum, rekornya melawan Man City kurang bagus. Dia cuma mencetak satu gol pada enam partai bersama Liverpool.

Mantan bomber Ajax Amsterdam itu juga tidak mengesankan pada kampanye debutnya di El Azulgrana. Suarez cuma membukukan tujuh gol di 21 laga. Sebuah catatan buruk mengingat Barcelona mengeluarkan 81 juta euro demi memboyongnya ke Camp Nou. Rapor ini membuat Man City meremehkannya jelang pertandingan.

Pada artikel khusus dalam match programme( buku previewlaga), The Citizens menyebut Suarez bukan sosok utama di lini depan Barcelona. Di kalimat berikutnya, Man City mendeskripsikannya sebagai seseorang yang melakukan ”tugas keledai” karena bekerja keras mengejar bola pada saat Messi atau Neymar bergantian menjadi headline.

Namun, di tengah semua itu, Suarez menunjukkan kemampuan sebenarnya. Insting memaksimalkan situasi bola liar mendahului Vincent Kompany serta pergerakan untuk meneruskan umpan silang Jordi Alba merupakan bukti dirinya masih berstatus salah satu penyerang terbaik dunia. ”Menyenangkan kembali ke Inggris, apalagi saya bertahuntahun memperkuat Liverpool.

Sayang, Messi gagal mengeksekusi penalti. Tentu akan lebih nyaman jika kami meraih selisih besar,” kata Suarez, dilansir Sport. Joe Hart pun tidak dapat berbuat apaapa. Kiper Man City itu hanya bisa terima ditaklukkan Suarez empat kali pada dua pertemuan terakhir. Hart sebelumnya juga merasakan nasib serupa saat Inggris menghadapi Uruguay di Piala Dunia 2014.

”Suarez pemain fantastis. Dia memaksimalkan peluangnya dengan baik. Wajar kalau Barcelona membayarnya mahal,” kata Hart. Sayang, kontroversi tetap mengiringi Suarez. Kamera televisi menangkap sosok berusia 28 tahun itu melakukan gerakan menyerupai gigitan ke lengan Martin Demichelis. Sudah ada tiga korban ”kanibalisme” Suarez, yakni Otman Bakkal, Branislav Ivanovic, dan Giorgio Chellini.

Harley ikhsan
(bbg)
Berita Terkait
Indonesia Juara Piala...
Indonesia Juara Piala Dunia Football Manager 2024 usai Bekuk Jerman di Final
Mini Football Bangkit:...
Mini Football Bangkit: Indonesia Siap Tuan Rumah Piala Dunia 2026
Presiden Jokowi Luncurkan...
Presiden Jokowi Luncurkan Papua Football Academy
Messi Tops The World’s...
Messi Tops The World’s Richest Football Player List
Barati Grassroot Football...
Barati Grassroot Football Fest Jaring Talenta Muda Pesepakbola
Download Football Manager...
Download Football Manager Gratis! Begini Caranya
Berita Terkini
10 Klub Sepak Bola Inggris...
10 Klub Sepak Bola Inggris dengan Suporter PalingProblematik
3 jam yang lalu
Hasil Piala AFF 2026:...
Hasil Piala AFF 2026: Thailand Pesta Gol ke Gawang Laos, Rebut Puncak Klasemen dari Malaysia
3 jam yang lalu
Hasil Piala AFF 2026:...
Hasil Piala AFF 2026: Malaysia Comeback, Tundukkan Myanmar 2-1
3 jam yang lalu
345 Karateka Ambil Bagian...
345 Karateka Ambil Bagian di Kejuaraan Porkot Jakarta Pusat 2026, Ajang Seleksi Bibit Atlet Porprov
10 jam yang lalu
Rodri Bungkam Mulut...
Rodri Bungkam Mulut Ronaldo dengan Trofi Piala Dunia 2026 dan Golden Ball
10 jam yang lalu
32 Negara Siap Meriahkan...
32 Negara Siap Meriahkan 8th Asian Taekwondo Indonesia Open Championships 2026
10 jam yang lalu
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved