Bos F1 Setujui Niat Red Bull Gembosi Mercedes

Senin, 16 Maret 2015 - 21:50 WIB
Bos F1 Setujui Niat...
Bos F1 Setujui Niat Red Bull Gembosi Mercedes
A A A
MELBOURNE - Sikap tim Red Bull yang meminta adanya penyelarasan teknologi mesin Formula 1 (F1) dengan menggembosi tim Mercedes musim ini mendapat dukungan. Bos besar F1 Bernie Ecclestone menyatakan dukungannya pada rencana tersebut agar kompetisi balap mobil paling prestisius itu bisa berjalan lebih imbang terhadap tim lain.

Christian Horner sebelumnya meminta FIA selaku otoritas tertinggi balapan membuat regulasi yang mengatur kesamaan teknologi mobil tiap peserta. Pasalnya pembalap tim Renault terpaut hampir 100 bhp dari duo Mercedes Nico Rosberg dan Lewis Hamilton yang merajai seri balapan pembuka di Sirkuit Albert Park, Melbourne, Australia, Minggu (15/3/2015).

Hal tersebut dinilai tidak timpang sebab membuat balapan dianggap jadi monopoli tim-tim besar tanpa memberikan kesempatan pada tim kecil. Hal tersebut makin dikuatkan oleh pernyataan penasihat tim Red Bull Helmut Marko yang mengancam bakal meninggalkan pentas F1 andai tidak adanya keseragaman soal regulasi mesin.

(Baca juga: Red Bull Ancam Tinggalkan Pentas F1)

Menanggapi keluhan tersebut, Ecclestone akhirnya buka suara. Menurut pria berusia 84 tahun itu, sikap yang ditunjukkan tim berlogo Banteng Merah itu memang benar alias dirinya setuju jika adanya perombakan soal regulasi mesin.

"Mereka sangat 100 persen bersikap benar. Ada aturan yang saya pikir berasal dari mantan presiden FIA Max Mosley yang diutarakannya saat ia menjabat bahwa tim atau mesin pemasok tertentu (Mercedes) melakukan sesuatu yang ajaib hingga FIA bisa naik level hal," ungkap Ecclestone dilansir The Guardian, Senin (16/3/2015).

"Mercedes telah melakukan pekerjaan dengan baik yang semua orang mesti akui. Kami perlu mengubah sedikit hal dan mencoba meningkatkan hal tersebut," sambungnya.

Kendati demikian, Ecclestone menampik jika hal tersebut adalah upaya menjegal Mercedes kembali menjuarai balapan musim ini. Pria asal Inggris itu justru menilai langkah tersebut bisa membuat produsen lain lebih bersaing.

"Apa yang harus kami lakukan adalah membekukan mesin Mercedes dan membiarkan orang lain untuk melakukan apa yang mereka inginkan. Kami harus mendukung FIA membuat perubahan," pungkasnya.
(rus)
Berita Terkait
Hasil Buruk Pengaruhi...
Hasil Buruk Pengaruhi Mental Stroll di Ajang Formula 1
Perebutan Juara Dunia...
Perebutan Juara Dunia Formula 1 Masih Tetap Panas
F1 Batalkan Seluruh...
F1 Batalkan Seluruh Race di Luar Eropa, Publik Brasil Kecewa
Penonton Bisa Hadir...
Penonton Bisa Hadir di GP Portugal
Akhir Pahit Pengabdian...
Akhir Pahit Pengabdian Grosjean di Haas
Belum Ada Keputusan,...
Belum Ada Keputusan, GP Kanada Masih Diragukan Gelar Formula One
Berita Terkini
Timnas Indonesia Hancurkan...
Timnas Indonesia Hancurkan Kamboja 5-1, Mitchell Baker Cetak Hattrick
47 menit yang lalu
Hasil Babak I Indonesia...
Hasil Babak I Indonesia vs Kamboja: Mitchell Baker Moncer, Garuda Unggul 3-0
1 jam yang lalu
Susunan Pemain Indonesia...
Susunan Pemain Indonesia vs Kamboja di Piala AFF 2026: Mitchell Baker Starter
3 jam yang lalu
Momen Kedatangan Timnas...
Momen Kedatangan Timnas Indonesia di Stadion Pakansari Jelang Lawan Kamboja
3 jam yang lalu
Link Live Streaming...
Link Live Streaming Timnas Indonesia vs Kamboja di Piala AFF 2026, Kick-off Malam Ini!
6 jam yang lalu
Terungkap! Alasan Pemain...
Terungkap! Alasan Pemain Argentina Membelakangi Perayaan Spanyol di Piala Dunia 2026
6 jam yang lalu
Infografis
Bos Shin Bet Israel...
Bos Shin Bet Israel Yakin akan Berdirinya Negara Palestina
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved