Ancam Arema dan Persebaya, IPW : Menpora Sok Tahu !

Selasa, 07 April 2015 - 13:32 WIB
Ancam Arema dan Persebaya,...
Ancam Arema dan Persebaya, IPW : Menpora Sok Tahu !
A A A
JAKARTA - .Indonesia Police Watch (IPW) menilai sikap Menpora Imam Nahrawi arogan dan sok tahu. Pernyataan ini terkait dengan sikap Menpora yang terus mempermasalahkan soal izin tanding Arema Cronus dan Persebaya Surabaya.

Beberapa waktu lalu Imam Nahrawi mengatakan penyelenggara pertandingan Arema dan Persebaya bisa diancam hukuman dua tahun penjara berdasarkan Undang Undang Sistem Keolahragaan Nasional (UU SKN). Pasalnya kedua klub tersebut tidak mendapatkan rekomendasi dari Badan Olah Raga Profesional Indonesia (BOPI).

Namun Ketua Presidium IPW, Neta S Pane dalam rilis yang diterima Sindonews, Selasa (7/4/2015), mengatakan pernyataan Imam ini jelas salah kaprah dan ngawur dari seorang menteri pemerintahan Presiden Jokowi, apalagi Polri tidak mempermasalahkan kedua pertandingan tersebut.

Untuk itu IPW mengimbau Polri, PSSI, pihak Arema dan Persebaya tidak perlu menanggapi sikap ngawur Menpora ini. Sebab dalam UU No 3 Tahun 2005 tentang SKN dijelaskan soal penyelesaian sengketa. Dalam UU SKN Pasal 88 ayat 1 dijelaskan, penyelesaian sengketa keolahragaan diupayakan melalui musyawarah dan mufakat yang dilakukan oleh induk organisasi cabang olahraga. Selain itu, Pasal 5 UU SKN juga menjelaskan bahwa keolahragaan diselenggarakan dengan prinsip, demokratis, tidak diskriminatif dan menjunjung tinggi nilai budaya, dan kemajemukan bangsa, keadilan sosial dan nilai kemanusiaan yang beradab, sportivitas dan menjunjung tinggi nilai etika dan estetika, pembudayaan dan keterbukaan, keselamatan dan keamanan dan lain-lain.

Ironisnya, cara-cara penyelesaian sengketa seperti yang diamanatkan UU SKN belum dilaksanakan, tapi Menpora malah menyebutkan kalau dirinya telah menyiapkan tim hukum untuk menangani pelanggaran itu dan mengacam akan mengenakan Pasal 89 Ayat 1 UU SKN dimana penyelenggara pertandingan Arema dan Persebaya diancam hukuman dua tahun penjara dan denda Rp 1 Miliar.‬

"Menpora lupa bahwa posisi dan keberadaannya dalam dunia olahraga adalah sebagai pembina olah raga dan bukan sebagai "algojo" atau eksekutor. Cara cara arogan yang dilontarkan Menpora ini hanya akan menghancurkan olahraga Indonesia, khususnya sepakbola dan bisa membuat konflik berkepanjangan," ungkap Neta.

Ia menambahkan, cara-cara arogan yang dilontarkan Menpora ini hanya akan menghancurkan olah raga Indonesia, khususnya sepak bola dan bisa membuat konflik berkepanjangan. Untuk itu IPW mendesak Presiden Jokowi mengevaluasi kinerja Menpora agar dunia olahraga, terutama sepakbola tidak menjadi polemik dan konflik berkepanjangan yang bisa mengganggu keamanan.
(bbk)
Berita Terkait
Paul Munster Sebut 2...
Paul Munster Sebut 2 Kiper Terbaik Indonesia Ada di Persebaya
Jadwal Arema FC vs Persebaya:...
Jadwal Arema FC vs Persebaya: Bajul Ijo Siap Tempur!
Netizen Singgung Blunder...
Netizen Singgung Blunder PSSI Pecat Nugroho Setiawan, Orang Indonesia Berlisensi FIFA Security Officer
Arema FC Maksimalkan...
Arema FC Maksimalkan Pemain Muda untuk Gantikan Gustavo Almeida di Laga Lawan Persebaya
Jelang Derby Jatim Lawan...
Jelang Derby Jatim Lawan Arema FC, Pelatih Persebaya: Kami Targetkan Kemenangan
Jelang Persebaya vs...
Jelang Persebaya vs Arema FC: Singo Edan Bertekad Putus Tren Tak Pernah Menang
Berita Terkini
Goal Aksis U-15 dan...
Goal Aksis U-15 dan Akademi Persib U-18 Juara Hydroplus Soccer League All-Stars 2025/2026
24 menit yang lalu
Marc Marquez Juara MotoGP...
Marc Marquez Juara MotoGP Jerman 2026, Alex Kecelakaan di Tikungan 13
47 menit yang lalu
AEI Golf Tournament...
AEI Golf Tournament 2026 Resmi Ditutup, Airlangga Hartarto: Ini Bagian Silaturahmi Lingkungan Pasar Modal
2 jam yang lalu
5 Momen Paling Bersejarah...
5 Momen Paling Bersejarah Rivalitas Inggris vs Argentina di Piala Dunia, Ada Gol 'Tangan Tuhan'
6 jam yang lalu
AEI Golf Tournament...
AEI Golf Tournament 2026 Berlangsung Menarik, Peserta Unjuk Kualitas
7 jam yang lalu
Desak Made dan Veddriq...
Desak Made dan Veddriq Leonardo Kawinkan Emas Indonesia di World Climbing Chamonix 2026
8 jam yang lalu
Infografis
Bagher Ghalibaf, Negosiator...
Bagher Ghalibaf, Negosiator Iran dan Tangan Kanan Mojtaba yang Mampu Tundukkan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved