Pemakaman Maradona, Puluhan Luka, 13 Orang Diamankan Aparat

Jum'at, 27 November 2020 - 18:40 WIB
Ribuan pelayat memenuhi jantung kota Buenos Aires. Mereka berkumpul memberikan penghormatan terakhir pada pemain meninggal dunia di usia 60 tahun akibat serangan jantung. Jenazah Maradona dibungkus dengan bendera nasional Argentina serta jersey dengan nomor punggung 10. Mereka inginmemberikan penghormatan bergabung dengan antrean yang mengular. Padahal, antrean pertama baru diizinkan memasuki gedung pada pukul 06.00 waktu setempat. (Lihat foto-foto: Proyeksi Cahaya Bergambar Maradona Hiasi Monumen Obelisco di Buenos Aires)

Keluarga sempat menjadwalkan pemberian penghormatan terakhir ini selama 10 jam. Maradona dimakamkan di samping orang tuanya Dalma dan Diego senior di Pemakaman Jardin de Paz di ibu kota Buenos Aires. Sekelompok kecil keluarga dan teman-teman membawa peti jenazahnya dengan bendera Argentina digantung di pemakaman.Jenazah Maradona terbaring di peti mati kayu dengan bendera nasional biru dan putih serta kaus sepak bola Argentina dengan nomor terkenal 10. Itu adalah bagian dari julukannya "D10S" - plesetan dari "dios", kata Spanyol untuk Tuhan. (Baca juga: Mengenal Henti Jantung yang Dialami Mendiang Diego Maradona)

Demi menghormati kepergian Maradona, Presiden Argentina, menetapkan masa berkabung nasional selama tiga hari. Bagi Argentina, Maradona adalah sosok yang sangat hebat untuk untuk negaranya. Fernandez menjadi salah satu orang yang paling merasa kehilangan Maradona. Menurutnya, takkan ada lagi sosok yang mampu menyamai atau mirip dengan Maradona di kemudian hari.
(ruf)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!