Davide Brivio Hengkang, Rins Akui Kehilangan Mentor di MotoGP
Kamis, 14 Januari 2021 - 22:27 WIB
Pembalap Suzuki Ecstar Alex Rins bersama mantan manajer tim Suzuki Davide Brivio. foto : the-race
ANDORRA - Kepergian manajer tim Suzuki Davide Brivio sebelum musim MotoGP 2021 dimulai tidak hanya menjadi pukulan bagi pabrikan asal Jepang tersebut. Pembalap Alex Rins menyatakan, kepergian Brivio yang memilih tantangan baru di Formula One menjadi salah satu kejutan besar dalam hidupnya.
“Sejujurnya, saya mengetahui berita itu tiba-tiba tanpa menyadarinya. Dia (Brivio) menelepon saya sehari sebelum pengumuman. Dia bilang akan meninggalkan tim. Awalnya saya pikir itu lelucon, tapi itu benar dan sangat mengejutkan. Dia melakukan pekerjaan luar biasa untuk Suzuki dan sekarang dia memulai petualangan baru,” ungkap Rins dilansir motorsports-total.
Baca juga : Paras Cantik Margarida Corceiro Bikin Joao Felix Klepek-klepek
Bagi Suzuki, hengkangnya manajer kawakan yang telah memainkan peran kunci membangun tim sejak comeback di MotoGP pada 2015 ini tentu saja merugikan. Apalagi, Rins sudah bekerja sama dengan Brivio sejak dirinya promosi ke kelas premier pada 2017. Tapi, dia tetap mendoakan mentornya itu bisa kembali meraih kesuksesan di Formula 1 bersama tim Alpine (Renault).
“Apakah itu akan mempengaruhi saya atau tidak, saya tidak tahu. Tentu akan ada celah tempat yang diisi oleh Davide Brivio. Ini pasti akan berdampak, tetapi saya tidak berpikir negatif. Harmoni dengan tim luar biasa dan itu sebagian dicapai berkatnya,” ucap Rins.
Baca juga : Malaysia Kirim Skuad Timnas U-19 ke SEA Games Vietnam
“Sejujurnya, saya mengetahui berita itu tiba-tiba tanpa menyadarinya. Dia (Brivio) menelepon saya sehari sebelum pengumuman. Dia bilang akan meninggalkan tim. Awalnya saya pikir itu lelucon, tapi itu benar dan sangat mengejutkan. Dia melakukan pekerjaan luar biasa untuk Suzuki dan sekarang dia memulai petualangan baru,” ungkap Rins dilansir motorsports-total.
Baca juga : Paras Cantik Margarida Corceiro Bikin Joao Felix Klepek-klepek
Bagi Suzuki, hengkangnya manajer kawakan yang telah memainkan peran kunci membangun tim sejak comeback di MotoGP pada 2015 ini tentu saja merugikan. Apalagi, Rins sudah bekerja sama dengan Brivio sejak dirinya promosi ke kelas premier pada 2017. Tapi, dia tetap mendoakan mentornya itu bisa kembali meraih kesuksesan di Formula 1 bersama tim Alpine (Renault).
“Apakah itu akan mempengaruhi saya atau tidak, saya tidak tahu. Tentu akan ada celah tempat yang diisi oleh Davide Brivio. Ini pasti akan berdampak, tetapi saya tidak berpikir negatif. Harmoni dengan tim luar biasa dan itu sebagian dicapai berkatnya,” ucap Rins.
Baca juga : Malaysia Kirim Skuad Timnas U-19 ke SEA Games Vietnam
Lihat Juga :