Zhang Zhilei Harus Pukul KO Joe Joyce, Pelatih: Kami Tak Percaya Politik Tinju
Sabtu, 15 April 2023 - 07:26 WIB
loading...
Zhang Zhilei Harus Pukul KO Joe Joyce, Pelatih: Kami Tak Percaya Politik Tinju/Boxing Scene
A
A
A
Raksasa kelas berat dari China Zhang Zhilei harus menang KO saat melawan Joe Joyce agar tidak mengulang kejadian saat dikalahkan Filip Hrgovic. Pelatih Shaun George masih teringat saat Zhang Zhilei dikalahkan Filip Hrgovic meski dianggap unggul dalam perolehan angka.
Shaun George masih tidak dapat memahami bagaimana tiga juri menilai pertandingan eliminasi kelas berat IBF 12 ronde untuk kemenangan Filip Hrgovic pada 20 Agustus lalu di Jeddah, Arab Saudi. Zhang Zhilei yang sebelumnya tak terkalahkan mencetak sebuah knockdown saat ia mendaratkan hook kanan pada ronde pertama. "Itu adalah politik tinju kuno yang bagus," kata George mengenai penilaian Hrgovic-Zhilei. "Jadi, Zhilei akan melakukan apa yang selalu ia lakukan, mengincar kemenangan KO. Kami harus memukul KO dia untuk menang. Kami tidak mempercayai politik."
Baca Juga: Ayah Tyson Fury Pertarungan Lawan Joe Joyce, The Juggernaut: Dia Banyak Bicara!
Dan George tahu bahwa ia membuat Hrgovic terluka berkali-kali pada ronde keenam. George yakin Zhilei dapat menghabisi penantang asal Kroasia itu jika ia menyerang ke arah tubuh. Juri Leszek Jankowiak memberikan angka (115-112), Pawel Kardyni (114-113) dan Robin Taylor (115-112) masih memberikan nilai pertandingan yang kompetitif untuk Hrgovic, yang menjadi penantang wajib IBF untuk memperebutkan salah satu gelar kelas berat milik Oleksandr Usyk. "Saya pikir itu omong kosong," kata George kepada BoxingScene.com.
"Saya pikir Zhilei memenangkan pertarungan dengan angka 7-5. Bisa saja 8-4, menurut saya. Ada narasi dengan pertarungan itu bahwa Zhilei memberikan beberapa ronde terakhir. Dia tidak memberikan beberapa ronde terakhir. Empat ronde terakhir dalam laga itu terbagi rata. Sembilan untuk Zhilei, 10 untuk Hrgovic, 11 untuk Zhilei, 12 untuk Hrgovic. Bagi saya, penilaian itu sangat mudah,"ungkapnya.
Kekalahan kontroversial dalam laga terakhirnya itu meyakinkan George dan Zhilei bahwa penantang raksasa asal Tiongkok ini tidak akan mampu meraih kemenangan angka atas petinju kasar asal Inggris, Joe Joyce, pada Sabtu malam di Copper Box Arena, London (BT Sport 1; ESPN+). Joyce yang bertubuh besar dan tahan banting ini telah menunjukkan kekuatan luar biasa selama 15 pertandingan profesionalnya yang memungkinkan "The Juggernaut" untuk mengatasi kelemahan pertahanan yang terlihat jelas saat menghadapi beberapa lawan tangguh, terutama mantan juara WBO Joseph Parker, pemegang gelar sekunder WBA Daniel Dubois dan Bryant Jennings.
Shaun George masih tidak dapat memahami bagaimana tiga juri menilai pertandingan eliminasi kelas berat IBF 12 ronde untuk kemenangan Filip Hrgovic pada 20 Agustus lalu di Jeddah, Arab Saudi. Zhang Zhilei yang sebelumnya tak terkalahkan mencetak sebuah knockdown saat ia mendaratkan hook kanan pada ronde pertama. "Itu adalah politik tinju kuno yang bagus," kata George mengenai penilaian Hrgovic-Zhilei. "Jadi, Zhilei akan melakukan apa yang selalu ia lakukan, mengincar kemenangan KO. Kami harus memukul KO dia untuk menang. Kami tidak mempercayai politik."
Baca Juga: Ayah Tyson Fury Pertarungan Lawan Joe Joyce, The Juggernaut: Dia Banyak Bicara!
Dan George tahu bahwa ia membuat Hrgovic terluka berkali-kali pada ronde keenam. George yakin Zhilei dapat menghabisi penantang asal Kroasia itu jika ia menyerang ke arah tubuh. Juri Leszek Jankowiak memberikan angka (115-112), Pawel Kardyni (114-113) dan Robin Taylor (115-112) masih memberikan nilai pertandingan yang kompetitif untuk Hrgovic, yang menjadi penantang wajib IBF untuk memperebutkan salah satu gelar kelas berat milik Oleksandr Usyk. "Saya pikir itu omong kosong," kata George kepada BoxingScene.com.
"Saya pikir Zhilei memenangkan pertarungan dengan angka 7-5. Bisa saja 8-4, menurut saya. Ada narasi dengan pertarungan itu bahwa Zhilei memberikan beberapa ronde terakhir. Dia tidak memberikan beberapa ronde terakhir. Empat ronde terakhir dalam laga itu terbagi rata. Sembilan untuk Zhilei, 10 untuk Hrgovic, 11 untuk Zhilei, 12 untuk Hrgovic. Bagi saya, penilaian itu sangat mudah,"ungkapnya.
Kekalahan kontroversial dalam laga terakhirnya itu meyakinkan George dan Zhilei bahwa penantang raksasa asal Tiongkok ini tidak akan mampu meraih kemenangan angka atas petinju kasar asal Inggris, Joe Joyce, pada Sabtu malam di Copper Box Arena, London (BT Sport 1; ESPN+). Joyce yang bertubuh besar dan tahan banting ini telah menunjukkan kekuatan luar biasa selama 15 pertandingan profesionalnya yang memungkinkan "The Juggernaut" untuk mengatasi kelemahan pertahanan yang terlihat jelas saat menghadapi beberapa lawan tangguh, terutama mantan juara WBO Joseph Parker, pemegang gelar sekunder WBA Daniel Dubois dan Bryant Jennings.
Lihat Juga :