alexametrics

Bedah Peluang Pebulu Tangkis Indonesia di All England 2019

Mental dan Fisik Marcus/Kevin Bisa Jadi Penentu Hat-Trick Juara

loading...
Mental dan Fisik Marcus/Kevin Bisa Jadi Penentu Hat-Trick Juara
Mental dan Fisik Marcus/Kevin Bisa Jadi Penentu Hat-Trick Juara/Isra Triansyah/SINDONEWS
A+ A-
JAKARTA - Pasangan ganda putra Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo begitu perkasa di dua edisi All England terakhir. Duo minions Indonesia itu mencetak brace alias dua kali juara secara beruntun di edisi 2017 dan 2018.

Pasangan peringkat 1 dunia BWF tersebut sepertinya mendapatkan momentum menuju gelar ketiganya secara beruntun atau hat-trick juara. Mampukah Marcus/Kecin mempertahankan performanya hingga kembali juara di All England 2019?

Bila mencermati drawing All England 2019, Marcus/Kevin yang menjadi unggulan teratas Kejuaraan Bulu Tangkis BWF World Tour Super 1000 tersebut boleh dibilang mendapat lawan ringan. Berada di balok drawing atas, Marcus/Kevin hanya tinggal menyiapkan mental dan fisik prima untuk merebut gelar ketiganya di National Indoor Arena, Birmingham, Inggris, 6-10 Maret mendatang..



Mereka terhindar dari lawan-lawan tangguh dengan status mantan juara All England yang semuanya berkumpul di balok drawing bawah. Di balok bawah ini, ada dua kali juara All England 2011 dan 2015 asal Denmark, Mathias Boe/Carsten Mogensen dan juara edisi 2014 asal Indonesia, Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan. Selain unggulan kedua asal China, Li Junhui/Liu Yuchen bisa menjadi batu sandungan jika lolos hingga final. Belum lagi ganda Jepang unggulan ketiga, Takeshi Kamura/Yugo Kobayashi siap untuk menghambat laju Kevin/Marcus.

Jalan Marcus/Kevin untuk memburu gelar ketiga diawali dengan menghadapi pasangan China, Liu Cheng/Zhang Nan. Bila dilihat dari peringkat, Liu Cheng/Zhang Nan kini di posisi 12 BWF. Secara teknis, kekuatan kedua ganda dunia tersebut berimbang. Jika bisa melewati hadangan Liu Cheng/Zhang Nan, Kevin/Marcus diperkirakan mendapat lawan sulit di perempat final saat bertemu ganda Denmark unggulan kelima, Kim Astrup/Anders Skaarup Rasmussen.

Langkah Kevin/Marcus akan bakal lebih mudah andai di babak pertama Kim/Anders bisa dikalahkan ganda Indonesia lainnya, Wahyu Nayaka Arya Pangkaryanira/Ade f Santoso. Indonesia pun masih memiliki tiga ganda lainnya yang akan bertarung menjadi yang terbaik.

Selain Wahyu/Ade yang berada satu blok drawing dengan Kevin/Marcus ada Berry Anggriawan/Hardianto dan unggulan kedelapan Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto. Diharapkan ketiga ganda muda Indonesia itu menunjukkan performa terbaik untuk memuluskan peluang sesama ganda Indonesia di semifinal.

Mental dan Fisik Marcus/Kevin Bisa Jadi Penentu Hat-Trick Juara


Satu ganda Indonesia, Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan yang terpencar di blok bawah akan bertarung keras menghadapi pasangan kuat dunia lainnya. Juara All England edisi 2014 tersebut di babak pertama akan menantang ganda tuan rumah, Marcus Ellis/Chris Langridge. Jika tidak ada kejutan, unggulan keenam itu bisa melenggang ke babak kedua.

Nah, di babak kedua ini, musuh berat akan menanti dari ganda Rusia, Vladimir Ivanov/Ivan Sozonov. Duel ini boleh dibilang perang antar mantan juara. Pasalnya, Ivanov/Sozonov pernah juara di tahun 2016.

Tidak berhenti di Ivanov/Sozonov, tantangan lebih berat bakal menghadang Hendra/Ahsan dengan kemungkinan bertemu dua kali juara All England, Mathias Boe/Carsten Mogensen. Pertemuan mantan jawara All England itu bisa saja tercipta di semifinal.

Di babak pertama, Boe/Mogensen harus mengalahkan ganda Korea Selatan, Choi SolGyu/Seo Seung Jae. Anda mereka menang, Boe/Mogensen tidak bisa berleha-leha karena sudah ditunggu pemenang sesama ganda Jepang, antara unggulan ketiga Takeshi Kamura/Keigo Sonoda dengan Takuro Hoki/Yugo Kobayashi di babak kedua.

Peluang terciptanya final sesama Indonesia pun terbuka jika Marcus/Kevin dan Hendra/Ahsan mampu melewati semua rintangan berat sejak babak pertama. Jika skenario tersebut terjadi, siapapun pemenangnya tidak masalah karena nama Indonesia akan harum. Tentu ada motivasi tersendiri bagi Marcus/Kevin untuk mencetak hat-trick sekaligus memperpanjang hegemoni ganda putra Indonesia.
(aww)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak