alexametrics

MotoGP 2019

Penyelamatan Mustahil Marquez di Prancis Bikin Penikmat MotoGP Melongo

loading...
Penyelamatan Mustahil Marquez di Prancis Bikin Penikmat MotoGP Melongo
Keberhasilan Marquez merebut kemenangan di Le Mans ternyata meninggalkan cerita yang mengesankan buat para penikmat balap MotoGP di seluruh dunia / Reuters
A+ A-
LE MANS - Marc Marquez baru saja menggarisbawahi dominasinya di ajang MotoGP 2019 setelah menyelesaikan balapan di GP Prancis dengan berdiri di podium pertama, Minggu (20/5) malam WIB. Kemenangan tahun ini tak hanya mempertahankan gelarnya di Le Mans, tetapi satu hal menarik lainnya adalah ia mampu menandai kemenangan ke-300 tim balap Honda di kelas utama.

Keberhasilan Marquez merebut kemenangan di Le Mans ternyata meninggalkan cerita yang mengesankan buat para penikmat balap MotoGP di seluruh dunia. Ini berkaitan dengan aksi penyelamatannya saat ia mencoba menghindari cedera serius saat terjatuh.

Perjalanan Marquez menuju podium pertama di Prancis tidaklah mudah. Pembalap berjuluk The Baby Alien itu harus jatuh bangun untuk menaklukan lintasan sepanjang 4,2 km tersebut. Aksi menegangkan terjadi selama menjalani sesi latihan bebas pertama.



Pada FP1 itu Marquez melakukan kesalahan saat akan menaklukan tikungan kedelapan. Jika melihat tayangan ulang video, maka banyak penggemar yang memprediksi bahwa pemilik nomor 93 bakal terjatuh. Namun ia justru mempertahankan keseimbangan.

Tak pelak, insiden inilah yang menjadi berita utama. Para penggemar dan rival mengagumi kemampuan juara MotoGP lima kali untuk membuat hal yang mustahil menjadi mungkin. Tidak ada pembalap lain yang dapat melakukan hal yang sama setidaknya secara teratur.

Tetapi penyelamatan yang spektakuler ini hanyalah puncak dari gunung es, karena Marquez mampu memberikan tanda-tanda dari keahlian uniknya tersebut yang menjadi tontonan yang menarik. Apa yang tidak bisa dilihat adalah rahasia sesungguhnya dari kecepatan Marquez, yakni bagaimana reaksi dia saat melakukan manuver dengan ban depan ketika dia menyerang dari kurva.

Singkat kata, Marquez kini makin menggarisbawahi dominasinya di ajang MotoGP tahun ini dengan bertengger di urutan pertama. Dia saat ini mengoleksi 95 poin dari empat kali podium (tiga menang dan sekali podium kedua).

Meski unggul dari para rivalnya, namun Marquez tak ingin jemawa. Pasalnya, dia pernah memiliki perasaan tak terkalahkan dan itu berakibat fatal pada kariernya.

"Saya pernah merasa tak terkalahkan pada 2014. Lalu pada tahun 2015, boom!. Apa yang sudah terjadi, benar-benar terjadi. Saya terjatuh berkali-kali saat saya merasa sangat kuat setelah juara di musim 2013 dan 2014," kenang Marquez.

"Kami adalah manusia. Akan selalu ada hari-hari buruk dan itu adalah kesempatan untuk belajar. Kami di MotoGP dan jika Anda ingin tampil menjadi cepat, Anda harus belajar dari semua hal dan semua orang," pungkas Marquez.
(bbk)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak