alexametrics

Liga Europa 2018/2019

Dukungan Pemain Arsenal untuk Mkhitaryan Tak Diizinkan UEFA

loading...
Dukungan Pemain Arsenal untuk Mkhitaryan Tak Diizinkan UEFA
Rencana pemain Arsenal untuk memberikan dukungan dengan mencantumkan nama Henrikh Mkhitaryan pada bagian belakang t-shirt saat pemanasan jelang final Liga Europa 2018/2019 melawan Chelsea mendapatkan penolakan dari UEFA / Istimewa
A+ A-
BAKU - Ada hal yang berbeda ketika Arsenal berjumpa dengan Chelsea pada final Liga Europa 2018/2019 di Olimpiade Baku, Kamis (30/5) dini hari WIB. Ini berkaitan dengan rencana pemainThe Gunners yang bakal mengenakan t-shirt dengan nama Henrikh Mkhitaryan pada bagian belakang saat menjalani pemanasan sebelum laga partai puncak berlangsung.

Ini merupakan aksi solidaritas pemain Arsenal untuk gelandang mereka yang absen pada laga final terkait kegagalan persoalan diplomasi Azerbaijan dengan negara asal Mkhitaryan, Armenia. Mkhitaryan tak bisa ikut ke Azerbaijan lantaran tanah kelahirannya tengah dilanda ketegangan diplomatik karena sengketa wilayah Nagorno-Karabakh.

Arsenal pun tidak bisa mengambil risiko dan klub akhirnya memutuskan untuk mencoret nama Mkhitaryan dengan alasan keselamatan dalam skuat yang bakal tampil di Baku. Seperti dikutip dari The Sun, Senin (27/5), UEFA bahwa manifestasi seperti itu tidak akan diizinkan.



Untuk menghindari risiko Arsenal sedang mempertimbangkan untuk membatalkan rencana tersebut. Berbicara mengenai hal itu, Laurent Koscielny bersikap vokal tentang situasi Mkhitaryan.

Kapten Arsenal itu merasa aneh mengapa UEFA mengizinkan pertandingan final berlangsung di Azerbaijan. "Saya tidak terllau senang karena kita harus meninggalkan satu pemain di belakang dan dia tidak bisa bermain di final," sesalnya.

"Ketika satu negara memiliki masalah politik dengan yang lain, maka UEFA seharusnya tidak memberikan final kepada negara itu. Kami ingin Mkhi bersama kami karena ia adalah pemain penting untuk Arsenal. Tapi kita tahu tentang masalahnya dan jika dia pikir dia tidak aman, lebih baik dia tinggal di sini."

"Final ini sangat jauh untuk para penggemar kedua tim dan sulit dan sangat mahal untuk melakukan perjalanan ke Baku. Kami akan memainkan permainan tetapi itu bukan final yang kami impikan," imbuh Koscielny.

Gelombang protes ini tak hanya dilakukan pemain Arsenal saja. Penggemar Meriam London bahkan sudah melakukan demonstrasi online melalui laman change.org. Sejauh ini petisi untuk memberikan dukungan terhadap mantan pemain Manchester United itu sudah mencapai lebih dari 22.000 tanda tangan.
(bbk)
preload video
loading...
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak