alexametrics

Honda DBL 2019 DKI Jakarta Series-North Region Resmi Bergulir

loading...
Honda DBL 2019 DKI Jakarta Series-North Region Resmi Bergulir
Opening Party Honda DBL 2019 DKI Jakarta Series-North Region telah resmi dimulai di Gor Cempaka Putih, Jakarta / Dok. DBL
A+ A-
JAKARTA - Opening Party Honda DBL 2019 DKI Jakarta Series-North Region telah resmi dimulai di Gor Cempaka Putih, Jakarta, Jumat (23/8). Laga pembuka di wilayah utara kemarin menggelar empat pertandingan yang sangat seru.

Setelah seri West Region pekan lalu yang terselenggara sangat meriah, North Region juga tidak kalah ramai. Ribuan suporter dari tim yang bertanding di hari pertama silih berganti masuk dengan tertib memadati arena pertandingan.

Pasalnya, setiap laga merupakan do or die bagi tim yang bertanding. Sebab, untuk pertandingan di tingkat regional menggunakan sistem knock out yang artinya kalah sama dengan gugur.



Salah satu pertandingan yang menyita perhatian yakni laga tim putri antara SMAN 1 Jakarta kontra SMAN 77 Jakarta. Ratusan pendukung setia SMAN 1 jadi saksi keperkasaan timnya melangkah ke babak selanjutnya.

Pada Opening Party Honda DBL DKI Jakarta Series North Region kemarin, Srikandi Boedoet (julukan SMAN 1) berhasil menumpas perlawananan rivalnya SMAN 77 Jakarta. Menguasai pertandingan sejak awal Boedoet keluar sebagai pemenang dengan skor akhir 16-5 atas Douven (julukan SMAN 77).

Pada kuarter pertama, kekuatan kedua tim nampak seimbang. Boedoet membuka poin pertama pada pertandingan yang diciptakan oleh guard mereka, Aza Magdalena Pattiwael melalui lay up. Keunggulan Boedoet tidak bertahan lama. Pasalnya, Douven dengan cepat membalas melalui poin under basket yang diciptakan oleh Jovanka Reen.

Tetapi Boedoet langsung berikan respon, mereka kembali mendulang poin yang membawa mereka mengungguli Douven hingga kuarter pertama berakhir. Tim putri SMA 1 pun menutup paruh pertama pertandingan dengan keunggulan 11-4 atas lawannya.

Dominasi Boedoet pada pertandingan ini seakan tidak berakhir. Tim besutan Samuel ini kembali menunjukkan bahwa mereka memang pantas menjadi kuda hitam. Boedoet hanya memberi kesempatan Douven mencetak satu angka melalui free throw pada kuarter ketiga, sedangkan mereka menambah keunggulannya dengan tiga poin yang semuanya diciptakan oleh sang kapten, Aza Magdalena.

Tim asal Pasar Baru, Jakarta Pusat tersebut sangat rapi menerapkan defense. Douven pun sulit menembus barikade pertahanan Boedoet. Meski hanya hanya dua poin yang berhasil diciptakan oleh Beodoet pada kuarter terakhir, hal tersebut sudah cukup untuk memastikan langkah srikandi Boedoet ke babak selanjutnya.

Pelatih Boedoet Samuel menyampaikan bahwa keberhasilan anak-anak asuhnya kali ini merupakan hasil dari kerja keras mereka sendiri. “Anak-anak memperlihatkan kegigihan untuk tampil maksimal di Honda DBL. Semua sesuai dengan target kita dan ternyata anak-anak bisa buktikan di lapangan tadi,” ujarnya.

Lebih lanjut, dirinya mengharapkan timnya dapat menerapkan kerjasama tim yang lebih baik pada pertandingan berikutnya. Tidak hanya itu, baginya para pemain Boedoet juga harus lebih pandai memanfaatkan setiap peluang pada pertandingan.

"Yang harus dievaluasi dari hari ini adalah teamwork kita. Beberapa kali tadi ada peluang yang seharusnya bisa dimanfaatkan tapi tadi kita gagal konversi jadi poin," tutup Coach Samuel.

Sebelum laga tim putri SMAN 1 melawan SMAN 77, tim putra SMA Tarsisius 1 lebih dulu memastikan diri melangkah ke babak selanjutnya. Mereka berhasil menumpas perlawanan dari SMAN 5 Jakarta dengan skor 23-18.

Pada pertandingan putra lainnya, salah satu debutan SMAN 80 Jakarta berhasil mengandaskan laju SMAN 30 Jakarta dengan skor 29-12. Dengan hasil itu Depoel (julukan SMAN 80) bakal berjibaku dengan SMAN 77 Jakarta. Sementara SMAN 68 Jakarta memastikan satu tiket ke babak selanjutnya setelah menang dari SMAN 7 Jakarta dengan skor 38-15. (Celvin Moniaga Sipahutar)
(sha)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak